Kalau ada balapan motor liar dan meresahkan di Bandung, laporkan!
Ilustrasi balap motor ilegal
Bandung.merdeka.com - Jelang puasa, tak jarang orang menjadikan trek lurus dan sepi sebagai ajang balapan liar. Aksi tersebut biasanya membuat resah warga. Jika ada aksi balapan yang meresahkan, warga bisa langsung melapor.
Demikian diungkapkan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Winarto pada wartawan, di Bandung, Jumat (20/5).
"Pada warga Bandung yang melihat aksi balapan liar silakan informasikan pada kepolisian," kata Winarto.
Polisi saat ini tengah memetakan beberapa lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar. Biasanya jelang saur para jagoan di jalanan itu melakukan unjuk gigi. Sebut saja Jembatan Layang Pasopati.
"Kita sudah kerja sama dengan Satpol PP, Pemkot Bandung dan beberapa aparat lainnya," ujarnya.
Selain balapan liar, warga juga bisa melaporkan jika ada temuan penyimpangan seperti penimbunan, petasan dan minuman keras. "Ini semua kita antisipasi agar warga Bandung melaksanakan puasa dengan tentram," kata Winarto menegaskan.
Tag Terkait
Bebas dari Dakwaan Pembunuhan Kim Jong-Nam, Nurul Arifin: Welcome Home Aisyah!
Akibat Hujan Deras Disertai Angin kencang, Atap Pabrik Jatuh dan Menimpa Rumah
Gempa Berkekuatan 5.4 SR Guncang Sukabumi, Dirasakan Warga Bandung
Kapolrestabes Bandung Turun Langsung Bersihkan Sampah di Sungai Cikapundung
Pluit Yang Ditelan Asep Yaya Akhirnya Berhasil Dikeluarkan
Akademi Citarum Sebut Ada 47 Ribu Lahan Kritis di Jawa Barat
KPJR Jalan Rel Anjlok di Padalarang, Sejumlah Perjalanan Kereta Terganggu
Begal di Bandung Marak, Oded Imbau Warga Kembali Aktifkan Ronda Malam
Pohon Mahoni setinggi 40 meter di Jalan Tamansari tumbang ke jalan raya
Halte bus TMB di Bandung kebakaran