Ibu-ibu Babakan Priangan antusias ikuti pelatihan produk home care
Bandung.merdeka.com - Ibu-ibu di kawasan Babakan Priangan nampak begitu antusias mengikuti pelatihan produk home care yang diselenggarakan oleh PT Bratachem, Indscript Creative dan Pemda Bandung, Kamis (12/5).
Nasional Sales Manager Retail PT Bratachem, Susilo menjabarkan, PT. Bratachem sebagai importir dan pusat bahan kimia mengajak ibu-ibu untuk membuat produk sendiri dan akhirnya bisa menjual produk tersebut.
Lewat kegiatan bertajuk "Memulai Bisnis Dari Nol Untuk Menjadi Wirausaha Di Era MEA", hadir narasumber lainnya seperti Siti Oded (istri wakil walikota Bandung), Ibu Indari Mastuti (CEO Indscript Ceeative) dan Ibu Mutiara (Owner Saung Angklung Udjo).
Kegiatan ini diselenggarakan di Kantor Keluruhan Cisereuh, Kecamatan Regol, Jalan Babakan Priangan No. 2. Acara berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB.
"Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk memiliki jiwa entrepreneur. Kami memberikan pelatihan membuat produk sendiri, dalam momen ini adalah sabun cuci piring dan detergen cair," ujar Susilo kepada Merdeka Bandung, Kamis (12/5).
Di bawah bimbingan pelatih berpengalaman dari PT Bratachem yang merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi dan mendistribusikan berbagai bahan kimia.
PT Bratachem telah berpengalaman selama 47 tahun dan memiliki kantor cabang yang menyebar di seluruh Indonesia, diharapkan semua peserta dapat mengaplikasikan materi yang didapat dengan baik.
Selain dapat dimanfaatkan sendiri untuk keperluan sehari-hari, potensi usaha produk home care ini juga sangat besar, mengingat berbagai produk tersebut sangat dibutuhkan oleh semua kalangan mulai dari rumah tangga, pelaku usaha dan Instansi
"Lewat pelatihan ini, ibu-ibu yang hadir diharapkan mampu bersahabat dengan bahan kimia dan membuat sabun cuci piring dan detergen cairnya sendiri. Setelah bisa digunakan sendiri, mereka juga bisa menjualnya hingga mendapatkan keuntungan sebagai pedagang," jelasnya.
Diberikannya pelatihan membuat sabun cuci piring dan detergen cair berdasarkan kebutuhan rumah tangga yang tak bisa dilepaskan oleh kedua produk tersebut.
"Siapa yang enggak pakai sabun cuci piring dan detergen? Semua rumah tangga pasti pakai. Nah, melihat tingginya kebutuhan akan kedua produk tersebut akhirnya kamu mengajak warga sini untuk berlatih," jelasnya.
Tag Terkait
Proses PPDB dimulai hari ini, begini aturan lengkap PPDB 2018 Kota Bandung
Mengintip kecanggihan Gedung Labtek XIV ITB
Orangtua di Bandung mengeluh sulitnya akses informasi pendaftaran SMA
Aplikasi ini bisa deteksi siswa bolos
Pemkot Bandung anggarkan Rp 1,4 triliun untuk Program Pendidikan 2017
Emil: Pendidikan sekarang berbeda, tantangannya lebih besar
Tel-U resmikan perpustakaan modern megah dan nyaman
Sekolahan tak punya komputer, 3.163 siswa di Bandung tak ikut UNBK
UN 2017, Disdik Kota Bandung Target 60 persen UNBK
Mulai tahun ini pengelolaan SMA/SMK diambil alih provinsi