Ini cara mendapat beasiswa Bidikmisi untuk peserta SBMPTN

Oleh Mohammad Taufik pada 09 Mei 2016, 11:32 WIB

Bandung.merdeka.com - Bagi calon peserta Saringan Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 yang ingin mengikuti program Bidikmisi, wajib mengikuti pendaftaran program bidik misi melalui laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/ terlebih dahulu.

Bidikmisi merupakan program bantuan biaya pendidikan untuk mahasiswa yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi.

"Cara pendaftaran program Bidikmisi ada di Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, bukan di panitia SBMPTN," kata Sekretaris Eksekutif 1 Panitia Lokal 34 Bandung SBMPTN 2016, Asep Gana Suganda.

Ia menjelaskan, calon peserta program Bidikmisi yang tidak mendaftar Saringan Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) beberapa waktu lalu dan dinyatakan memenuhi persyaratan oleh Dirjen Dikti, akan memperoleh (Kode Akses Pendaftaran) KAP dan Pin untuk mendaftar SBMPTN melalui laman www.ujian.sbmptn.or.id.

Dengan adanya KAP dan PIN, peserta SBMPTN yang mengikuti program Bidikmisi tidak harus membayar biaya ujian yang tahun ini sebesar Rp 200.000.

Sedangkan calon peserta program Bidikmisi yang mendaftar SNMPTN dan dinyatakan tidak lulus, juga bisa mendaftar SBMPTN tanpa harus membayar biaya seleksi dengan menggunakan KAP dan PIN SBMPTN yang diperoleh melalui Bidikmisi Dirjen Dikti.

Berikut adalah persyaratan untuk mendaftar Bidikmisi tahun 2016 yang diperoleh dari http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/:

Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan: