Gubernur sebut pengerukan Sungai Citarum tak berhasil
Ilustrasi sungai
Bandung.merdeka.com - Banjir di Bandung selatan akibat luapan Sungai Citarum tahun ini disebut-sebut yang terbesar sejak 2010. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menduga, banjir tahun ini masuk kategori banjir besar siklus lima tahunan.
Â
âSoal paling parah setelah lima tahun terakhir kapan selain sekarang? 2010. Mungkin ini kasus kategori siklus 5 tahunan,â kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, di Kabupaten Bandung, Senin (14/3).
Â
Namun menurutnya yang menjadi masalah bukanlah soal siklus, melainkan usaha meminimalkan banjir. âKita siapkan sejumlah solusi semenjak beberapa tahun lalu sebelum 2008. Kita pernah meluruskan sungai, ternyata nggak membereskan masalah, hanya sementara saja,â katanya.
Â
Pada 2011 pemerintah pusat juga pernah melakukan pengerukan Sungai Citarum. Namun pengerukan hanya bertahan dua tahun. Tahun berikutnya kembali banjir.
Â
âJadi harus dicari solusi lain. Sudah diluruskan tidak tepat juga, dikeruk tak tepat juga sepanjang masalah dasarnya tetap ada,â katanya.
Â
Ia mengatakan, mengatasi banjir Bandung selatan harus dilakukan dari hulu sampai hilir. Sepanjang Sungai Citarum harus dilakukan penghijauan. Selain itu, masyarakat sepanjang sungai juga harus diberi pemahaman pentingnya menanam pohon.
Â
âKita kampanyekan kepada masyarakat tanam pohon yang benar, jangan dicabut lagi,â katanya.
Â
Ia mengklaim, Pemprov Jabar rutin membagikan jutaan benih pohon kepada masyarakat. âKe depan pembagian pohon harus diiringi advokasi supaya nanam pohon jangan dicabutin lagi,â katanya.
Tag Terkait
Pemkot Bandung Akui Kesulitan Cari Lahan Untuk Bangun Kolam Retensi di KBU
Masalah Banjir, Oded Tunggu Inisiatif Pemprov Jabar Bahas Cekungan Bandung
Hujan Deras, Jalan Jakarta Disergap Banjir
Antisipasi Banjir, Pemkot Bandung dan Warga Gotong Royong Bersihkan Sungai Cilimus
Sungai di Bandung Banyak Alami Penyempitan
BBWS Sebut Tol Air Pagarsih Tidak Efektif Tangani Masalah Banjir
Oded Akan Berkoordinasi Dengan Kepala Daerah Tuk Atasi Masalahan Banjir
Oded Akan Temui BBWS dan KemenPUPR Untuk Solusi Banjir Pagarsih
DPU Kota Bandung Imbau Warga Tak Bangun Rumah Tinggal di Bantaran Sungai
Hujan Deras Guyur Bandung, Wilayah Astana Anyar Terendam Tinggi Air Capai 1,7 Meter