Antisipasi roboh kembali pihak rusunawa akan bangun benteng lebih kuat
Rusunawa Grand Asia Afrika
Bandung.merdeka.com - Pihak Rusunawa Grand Asia Afrika berjanji akan membangun benteng baru dengan kualitas lebih baik. Janji ini sebagai langkah pencegahan kemungkinan benteng roboh kembali.
Â
âHari ini kita akan langsung papas semua lalu bangun ulang setelah melalui kajian sebelumnya. Perlu kajian dulu agar kita tahu masalahnya,â kata Kuasa Hukum PT Kagum Lokasi Emas, Abidin, di Rusunawa Grand Asia Afrika, Jumat (11/3).
Â
Grand Asia Afrika merupakan rusunawa empat tower yang masing-masing towernya terdiri dari 23 lantai. Rusunawa ini di bawah PT Kagum Lokasi Emas.
Â
Siang tadi selepas Shalat Jumat, benteng yang memisahkan rusunawa dengan warga di Gang Uni (Jalan Karapitan) RT 04 RW 01 Kelurahan Burangrang Kecamatan Lengkong Kota Bandung itu roboh.
Â
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun seorang anak bernama Dika (kelas 5 SD) harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka cukup serius. Selain itu, empat unit sepeda motor yang sedang parkir juga tertimbun reruntuhan.
Pihak Grand Asia Afrika mengklaim pembangunan benteng telah sesuai dengan kontur tanah. Selain itu, bahan-bahan benteng juga sesuai standar, meliputi batu fondasi, bata, semen, pasir dan besi beton.
Â
âKita akan kaji penyebabnya, untuk sementara ini kita menduga faktor alam karena akhir-akhir ini hujan deras sekali,â kata Abidin.
Â
Ia menjelaskan, benteng tersebut dibangun pada 2011. Total panjang benteng 40 meter dengan tinggi tiga meter. Menurutnya, fondasi benteng cukup dalam, sekitar dua meter.
Â
Namun berdasarkan pantauan, di balik benteng terdapat pembuangan air. Tidak menutup kemungkinan ambruknya benteng karena air yang merembes.
âKemungkinan rembes ada tapi kecil karena untuk pembuangan air kita sudah membuat jalur lewat gorog-gorong,â jelasnya.
Â
Ia mengaku tidak menduga kejadian tersebut. Rencananya, rusunawa yang berdiri di lahan 12.000 meter persegi itu akan selesai tahun ini. Pembangunan rusunawa dimulai tahun 2010 dengan total kamar atau ruangan sebanyak 2.149.
Â
âSaat ini lagi finishing, tahun ini selesai,â katanya.
Tag Terkait
Tanggap Bencana, Rumah Zakat Kolaborasi dengan Banyak Perusahaan & Komunitas
Bandung diterjang angin kencang, 6 pohon tumbang dan 7 pohon patah dahan
Ini alasan Emil tolak bentuk BPBD Bandung
Pemkot Bandung susun langkah prioritas penanganan becana
Tahun ini kerugian akibat bencana alam di Jabar capai Rp 62 miliar
DAM beri service motor gratis buat korban banjir Garut
Ridwan Kamil ajak para pengusaha bantu korban bencana di Garut
Budaya SAR diharapkan tumbuh di hati masyarakat Jawa Barat
Waspada, hujan deras di Jabar berpotensi mengakibatkan longsor
Sedang evakuasi korban longsor, anggota polisi tertimpa batu