Pencairan tunjangan profesi guru madrasah tahun 2015 tidak jelas
Ribuan guru hadiri HUT PGRI ke-70 di Stadion Gelora Bung Karno
Bandung.merdeka.com - Forum guru madrasah mempertanyakan tunjangan profesi guru (TPG) 2015 yang tidak jelas jadwal pencairannya.
Untuk menuntut pencairan TPG, para guru madrasah sudah melakukan berbagai upaya mulai demontrasi hingga audiensi.
"Namun belum membuahkan hasil. TPG 2015 belum ada kejelasan kapan cair dan kapan dibayarkan," kata Firman Ansyori, guru madrasah honorer Kota Bandung, kepada Merdeka Bandung.
Menurutnya, besaran TPG Rp 1,5 per bulan. Masing-masing guru yang tertunda pencairannya bervariasi, mulai beberapa bulan hingga bertahun-tahun.
 "Bahkan ada yang dari 2013 TPG-nya masih terutang," kata guru madrasah honorer yang mgajar di MTS As Suada Cijerah Kota Bandung ini.
Menurutnya,ketidakjelasan pencairan tersebut diperparah dengan tidak jelasnya data jumlah guru madrasah yang mestinya mendapat TPG. Data dari pihak Kemenag Jawa Barat, kata dia, masih simpang siur. Ada juga guru yang tidak terdata.
"Dalam pendataan di kabupaten/kota berbeda-beda. Seharusnya ada pemberkasan data yang sama agar data tidak simpang-siur," kata dia.
Ia menyebutkan, jumlah guru madrasah honorer di kota Bandung sekitar 1.800 guru, sedangkan di Jawa Barat sebanyak 6.000 guru. Dalam sebulan, mereka mendapat honor antara Rp200 ribu sampai Rp 300 ribu rupiah.
Tag Terkait
Proses PPDB dimulai hari ini, begini aturan lengkap PPDB 2018 Kota Bandung
Mengintip kecanggihan Gedung Labtek XIV ITB
Orangtua di Bandung mengeluh sulitnya akses informasi pendaftaran SMA
Aplikasi ini bisa deteksi siswa bolos
Pemkot Bandung anggarkan Rp 1,4 triliun untuk Program Pendidikan 2017
Emil: Pendidikan sekarang berbeda, tantangannya lebih besar
Tel-U resmikan perpustakaan modern megah dan nyaman
Sekolahan tak punya komputer, 3.163 siswa di Bandung tak ikut UNBK
UN 2017, Disdik Kota Bandung Target 60 persen UNBK
Mulai tahun ini pengelolaan SMA/SMK diambil alih provinsi