Ratusan mahasiswa asing meriahkan Internasional Day 2015 di Unpad
Internasional Day 2015
Bandung.merdeka.com - Universitas Padjajaran (Unpad) menyelenggarakan acara bertajuk Internasional Day 2015 di Bale Sawala Gedung Rektorat kampus Unpad Jatinangor, Kamis (17/12).
Kegiatan ini diikuti oleh 800 mahasiswa asing dari 21 negara yang sedang menempuh studi akademik di Unpad. Acara Internasional Day 2015 dibuka secara simbolis oleh Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad dengan menabuh gong di depan para mahasiswa.
Ditemui di sela sela acara, Tri menuturkan kegiatan ini diselenggarakan sebagai salah satu cara untuk mendorong kekuatan rekognisi perguruan tinggi internasional di Indonesia yang merupakan mandat dari Menristekdikti. Hal itu diwujudkan salah satunya dengan keberadaan mahasiswa asing yang menempuh studi di perguruan tinggi Indonesia.
"Selama ini juga sudah banyak paling tidak mahasiswa asing yang ada di sini dari berbagai negara. Nah salah satunya untuk membangun atmosfir akademik di antara mahasiswa asing dan juga kita. Bagi kepentingan mahasiswa asing paham tentang kita, kita juga paham dengan dunia luar," ujar Tri kepada Merdeka Bandung.
Tri mengatakan globalisasi di ranah akademik saat ini menjadi suatu keharusan. Menurut dia yang meyakini bahwa pemahaman kolaborasi antara negara itu makin penting dan paling berperan besar adalah aspek manusianya. Di antara manusianya itu aspek pentingnya adalah perilaku atau budaya.
"Jadi kegiatan ini agar saling memahami budaya antar bangsa. Bagi saya pentingnya mendorong pemahaman civitas akademika kita tentang hal-hal tersebut. Sebab kalau kita tidak mandiri keyakinan ke arah sana berat berkembangnya," ujar dia.
Tri menargetkan dalam acara International Day 2016 mendatang, pihaknya berencana untuk mengundang seluruh mahasiswa asing yang ada di Indonesia.
"Ini kan murah sebetulnya, menghadirkan berbagai negara di kampus kita dibandingkan kita pergi ke berbagai negara. Tahun depan kita akan hadirkan bukan hanya mahasiswa yang di Unpad, tapi se-Indonesia akan kita undang kesini. Kalau aspek akademik kita udah sering punya internasional conference, tapi lebih penting lagi sisi budayanya sebetulnya," kata Tri.
Pada kesempatan yang sama, akan dilakukan peluncuran Kantor Internasional Universitas Padjadjaran Global Relation and Advancement yang berada di Gedung Rektorat.
Dalam acara ini perwakilan mahasiswa dari masing-masing negara menampilkan kebudayaaannya masing-masing. Selain menampilkan kesenian, mereka juga membuka stand yang menyajikan kuliner khas masing-masing negara. Beberapa negara diantaranya Jerman, Rusia, Jepang, China, India, Malaysia, Thailand, Sudan, Tanzania dan lain-lain.
Tag Terkait
Proses PPDB dimulai hari ini, begini aturan lengkap PPDB 2018 Kota Bandung
Mengintip kecanggihan Gedung Labtek XIV ITB
Orangtua di Bandung mengeluh sulitnya akses informasi pendaftaran SMA
Aplikasi ini bisa deteksi siswa bolos
Pemkot Bandung anggarkan Rp 1,4 triliun untuk Program Pendidikan 2017
Emil: Pendidikan sekarang berbeda, tantangannya lebih besar
Tel-U resmikan perpustakaan modern megah dan nyaman
Sekolahan tak punya komputer, 3.163 siswa di Bandung tak ikut UNBK
UN 2017, Disdik Kota Bandung Target 60 persen UNBK
Mulai tahun ini pengelolaan SMA/SMK diambil alih provinsi