Yana Akui Viking Tak Pernah Deklarasi Dukung Salah Satu Capres-Cawapres

Oleh Endang Saputra pada 04 Januari 2019, 09:47 WIB

Bandung.merdeka.com - Pertemuan sejumlah perwakilan dari Bobotoh dan Viking, (kelompok suporter Persib Bandung) yang menemui calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin di kediamannya berbuntut panjang. Pentolan yang juga dirigen Viking Persib Club (VPC) Yana Umar menegaskan bahwa viking tidak pernah mendeklarasikan dukungan kepada capres dan cawapres di Pemilu 2019.

"Sehubungan dengan maraknya permberitaan media yang menyebut keberpihakan Viking Persib Club (VPC) mendukung salah satu pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden Republik Indonesia 2019, bersama ini kami informasikan kepada distrik-distrik, para anggota VPC dan Bobotoh pada umumnya, bahwa VIKING PERSIB CLUB selama ini tidak pernah mendeklarasikan dukungan kepada capres maupun cawapres pada Pemilu 2019 mendatang," ujar Yana seperti dikutip dari Instagramnya @yanaumar33, Kamis (3/1).

Menurut Yana, Viking Persib Club terlahir karena kebersamaan, dan keberanekaragaman pandangan. Sebuah rumah yang di dalamnya berisikan ratusan ribu manusia dengan beragam pemikiran dan karakteristik yang berbeda-beda namun dipertemukan oleh takdir yang sama, yaitu mendukung Persib.

Oleh karena itu, Viking Persib Club, selalu mengacu kepada sikap peaceful coexistence (hidup berdampingan secara damai) antar sesama anggotanya yang terikat dalam nilai-nilai, norma, budaya dan juga keyakinan pandangan politik yang beragam dan berbeda-beda.

Dalam sebuah kumpulan yang heterogen seperti Viking Persib Club kata Yana, toleransi merupakan pilihan yang cerdas untuk memperkuat solidaritas antar sesama. Bahwa toleransi dalam keyakinan pandangan politik sudah sejak dahulu ada dan dihidupkan dalam keluarga besar Viking Persib Club.

"Toleransi selama ini mampu menjaga dan menghormati setiap dinamika sosial-politik yang ada dalam keluarga besar Viking Persib Club," kat dia.

"Maka kami berharap kepada seluruh pihak, distrik-distrik, anggota Viking Persib Club, dan Bobotoh umumnya, mari kita maknai perbedaan ini sebagai keindahan demokrasi untuk membangun rumah kita, Viking Persib Club ke arah yang Iebih baik Iagi. Jadikanlah momen ini sebagai bentuk ekspresi toleransi, dalam hal apapun, united we stand," imbuhnya.

Seperti diberitakan, Rendra, salah satu perwakilan Viking mengaku kunjungan dan deklarasi ini dilakukan berdasarkan perintah Ketua Umum Viking, Heru Joko.

Saat hal ini diklarifikasi, Heru belum mau memberi tanggapan lantaran tengah berada di luar negeri.

"Nanti saja ya, saya lagi di Jepang," kata Heru saat dihubungi, Kamis (3/1).

Tag Terkait