30 Ribu warga Bandung belum masuk DPT
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung Rifqi Alimubarok
Bandung.merdeka.com - Sebanyak 30 ribu warga Bandung tercatat belum masuk daftar pemilih tetap (DPT). Hal ini terjadi karena warga belum melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP).
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung Rifqi Alimubarok mengatakan, berdasarkan data pemilih yang dimiliki KPU, ada 30 ribu yang belum masuk DPT. Menurut dia, bila warga belum melakukan perekaman, maka otomatis tidak masuk ke dalam DPT.
"Kaitan dengan data pemilih bahwa kita masih punya data 30 ribu yang belum melakukan perekaman e-KTP. Yang tidak rekam itu tidak punya Surat Keterangan (Suket), tidak punya e-KTP. Karena kan syarat untuk bisa dapat e-KTP, dapat suket, harus direkam. Nah ini mah belum direkam. Kalau udah direkam mah masih bisa, nah ini mah yang belum direkam sama sekali," ujar Rifqi kepada wartawan, Selasa (27/2).
Menurut Rifqi, 30 ribu warga yang belum melakukan perekaman tersebut merupakan warga Bandung yang berada di luar kota Bandung. Menurut Rifqi mereka ada yang bekerja maupun sekolah.
"Jadi ada 30 ribuan (warga), karena mereka semuanya penduduk kota Bandung yang berada di luar kota Bandung, bisa karena pekerjaan, sekolah dan macam-macam. Ada yang di luar negeri, ada yang di luar kota Bandung yang susah untuk melakukan perekaman," kata dia.
Untuk itu, lanjut Rifqi pihaknya mendorong Disdukcapil untuk segera melakukan perekaman kepada 30 ribu warga, sehingga dapat dimasukan ke dalam DPT.
"Maka kemudian kita dorong ke pemerintah kota dalam hal ini Disdukcapil supaya bisa meminimalisir atau mengurangi angka 30 ribu yang belum melakukan perekaman," katanya.
4 Masih ingatkah Anda dengan 16 ponsel Nokia berdesain unik?
Pemuda Muhammadiyah Bantu Amankan Pemilu di Jawa Barat
Sahabat Muda Jokowi -Ma'ruf Kumpul di Bandung, Bahas Pemenangan di Jawa Barat
‘Minggu Seru’, Poros Pasundan Hadirkan Nissa Sabyan di Sukabumi
Hanya Dalam Waktu Dua Hari, Poros Pasundan Sukses Sambut Prabowo di Tasik
Prabowo Bakal Sapa Warga Tasikmalaya Akhir Pekan Ini
Gerakan Poros Indonesia, Wadah Aspirasi Rakyat Menangkan Prabowo-Sandi
PPP Humphrey Djemat Nilai Jokowi Tak Siap Sampaikan Argumentasi Di Debat
Ketum PSI Sampaikan Selamat, Ahok Dua Pekan Lagi Akan Menghirup Udara Bebas
Ketum PSI Ingin Profesi Youtuber dan Gammer Dicantumkan di Kolom KTP