Nurul: Penanganan banjir perlu kolaborasi pemerintah dan warga
Nurul Arifin
Bandung.merdeka.com - Calon Wali Kota Bandung Nurul Arifin mengatakan, persoalan banjir yang melanda Kota Bandung tidak bisa lepas dari sampah. Menurutnya, masih banyak warga yang masih membuang sampah sembarangan.
Untuk itu kata Nurul, penanganan banjir bukan hanya tugas pemerintah. Perlu adanya kolaborasi antara pemerintah dan warga.
"Sebenarnya masalah banjir tidak lepas dari sampah. Untuk itu kita benahi gaya hidup warga melalui program kolaborasi," ujar Nurul saat berkampanye di Kelurahan Sukabungah, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jumat (23/2).
Nurul mengungkapkan, perlu ada ketegasan bagi warga yang membuang sampah sembarangan. Hal ini sebagai salah satu cara untuk mendisiplinkan warga.
"Hukuman bisa disesuaikan baik denda atau sosial," kata dia.
Selain itu lanjut Nurul, pemerintah harus terus memperbanyak biopori. Keberadaan biopori ini sebagai sarana resapan air di Kota Bandung.
"Ditambah perlu sinergitas antar wilayah, di seluruh Bandung Raya. Jadi harus dituntaskan dari mulai hulu hingga hilir," katanya.
Pemkot Bandung Akui Kesulitan Cari Lahan Untuk Bangun Kolam Retensi di KBU
Masalah Banjir, Oded Tunggu Inisiatif Pemprov Jabar Bahas Cekungan Bandung
Hujan Deras, Jalan Jakarta Disergap Banjir
Antisipasi Banjir, Pemkot Bandung dan Warga Gotong Royong Bersihkan Sungai Cilimus
Sungai di Bandung Banyak Alami Penyempitan
BBWS Sebut Tol Air Pagarsih Tidak Efektif Tangani Masalah Banjir
Oded Akan Berkoordinasi Dengan Kepala Daerah Tuk Atasi Masalahan Banjir
Oded Akan Temui BBWS dan KemenPUPR Untuk Solusi Banjir Pagarsih
DPU Kota Bandung Imbau Warga Tak Bangun Rumah Tinggal di Bantaran Sungai
Hujan Deras Guyur Bandung, Wilayah Astana Anyar Terendam Tinggi Air Capai 1,7 Meter