Realisasi beras sejahtera di Jabar mencapai 73 persen
Bandung.merdeka.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, realisasi rastra atau beras sejahtera di Jawa Barat tahun ini cukup tinggi. Hingga saat ini realisasinya cukup mencapai 73 persen dari total penerima rastra 2,4 juta keluarga penerima manfaat.
"Kita ingin memastikan bahwa rastra sebelum dibagikan layak dikonsumsi. Sampai hari ini realisasinya sudah 73 persen," ujar Khofifah kepada wartawan saat ditemui di Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial, Jumat (14/7).
Ia kini tengah berupaya mengoptimalisasi kerja tim koordinasi rastra untuk datang melakukan pengecekan ke gudang penyimpanan rastra apakah beras uang akan dibagikan ke rakyat memiliki kualitas mumpuni atau tidak.
"Harus dipastikan dengan mendatangi gudang, cek bahwa ini yang akan dibagikan untuk rakyat kualitasnya layak konsumsi atau tidak. Andai tidak layak konsumsi nanti dikembalikan," tuturnya.
Saat ini, lanjutnya, Bulog tengah melakukan persiapan rastra yang lebih banyak dikonversi menjadi bantuan pangan. Jika dilakukan di 44 kota, tahun depan akan menjadi 98 kota dan 200 kabupaten.
"Jadi saya ingin pastikan pertama bahwa di gudang bulog dipisahkan persiapan bantuan pangan melalui distribution center yang sekarang sudah disiapkan di 44 kota. Harus dipersiapkan beras minimum dua kategori dan dua quality yaitu ada medium dan premium. Syukur kalau ada premium dan super, kalau rastra itu medium," papar dia.
Tag Terkait
2.500 Rumah Tidak Layak Huni di Kota Bandung akan Diperbaiki Tahun Ini
Kemensos salurkan dana Rp 1,6 miliar untuk korban tanah bergerak di Sumedang
Oded beri bantuan sembako dan uang kepada marbot masjid di Bandung
Pemerintah Inggris beri dana hibah 2 juta poundsterling untuk Kota Bandung
Kementerian PUPR berikan hibah program air minum perkotaan Rp 45 miliar di Bandung
Pemkot Bandung salurkan bantuan beras dan obat-obatan tuk korban banjir
Dispangtan salurkan bantuan beras 2,53 ton untuk warga korban banjir
Aher nilai PKH jadi pengentas kemiskinan paling berhasil
Mensos pastikan bansos rastra tepat sasaran di Bandung
Pemkot Bandung gelontorkan anggaran Rp 25 miliar untuk program rumah tak layak huni