Kapolda dan Emil datangi lokasi pengepungan terduga teroris di Bandung
Kapolda Jabar datang ke lokasi pengepungan terduga teroris
Bandung.merdeka.com - Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Anton Carlian dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil nampak mendatangi lokasi pengepungan terduga teroris di Jalan Pajajaran, tepatnya di Kantor Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.
Ridwan Kamil nampak memakai helm dan rompi antipeluru berada di tengah-tengah polisi bersama Kapolda. Sementara di lokasi, nampak tim Densus sudah melokalisir lokasi dengan memasang garis polisi. Hingga berita ini diturunkan, belum jelas motif para teroris.
Terduga teroris satu orang berada di dalam kantor kelurahan. Dia membakar kantor kelurahan dan membawa pisau. Tim Densus sendiri sekarang sudah nampak mencoba merangsek masuk ke dalam kantor kelurahan tersebut.
Menurut keterangan warga, Dono (55) mendengar ledakan yang cukup besar. "Tadi sekitar jam 08.15 Wib saya dengar kayak suara petasan gitu. Dikirain tabung gas meledak," ungkap Dono kepada merdeka.com, Senin (27/2).
Saat dia keluar rumah untuk mengecek asal ledakan, Dono melihat satu pria terduga pelaku tengah dikejar beberapa pelajar SMA.
"Pas keluar rumah ada pelaku kayaknya deh itu. Laki-laki bawa ransel lagi dikejar-kejar anak SMA. Dia (terduga pelaku) pakai jaket hitam," jelasnya.
Selain jaket hitam, tambah Dono, terlihat pelaku menenteng sebuah tas ransel yang sudah bolong-bolong. "Mungkin itu bekas-bekas mesiu kali ya di dalam tas," tuturnya.
Panik lantaran dikejar-kejar, akhirnya terduga pelaku masuk ke dalam kantor Kelurahan Arjuna.
Tag Terkait
Prihatin teror di Surabaya, Pjs Wali Kota Bandung imbau warga tetap tenang
Teror di Cirebon, Densus 88 geledah rumah IM di Majalengka
Polisi sebut terduga teroris di Cirebon terkait peledakan mobil TV One Bandung
Jadi target teroris, polisi gelar rekonstruksi kafe di Braga
Jadi kantong persembunyian teroris, Jabar perbanyak Densus 88
5 terduga teroris kembali diamankan di Bandung
Terduga teroris kembali diamankan di Jatinangor
Menkominfo permudah kepolisian tindak penebar konten radikal
Kelompok Agus sempat simpan bom di rumah makan, tapi tak meledak
Soal bom panci di Buah Batu, begini kata Ridwan Kamil