20 Difabel ikuti pelatihan perhotelan di STP Bandung
Bandung.merdeka.com - Sebanyak 20 differable people atau penyandang disabilitas mengikuti pelatihan perhotelan yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung selama lima hari dari 14 hingga 18 November 2016 mendatang. Acara yang diselenggarakan di kampus STP Bandung ini akan memberikan pehamanan bagi para peserta pelatihan untuk mengetahui seluk beluk dunia bekerja di hotel secara nyata. Sehingga tak hanya materi yang akan diberikan, tetapi juga praktek.
"Kegiatan ini diselenggarakan guna meningkatkan kualitas sumber daya di bidang kepariwisataan khususnya perhotelan," ujar Ketua Kegiatan "Hospitality Training For Differable People", Sutanto Leo kepada Merdeka Bandung, Senin (14/11).
Kegiatan yang sudah secara rutin diselenggarakan selama lima tahun terakhir ini merupakan komitmen dari STP Bandung untuk mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan dan berusaha mendesain program pemberdayaan penyandang disalibitas.
Pria yang akrab disapa Leo mengatakan, kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk implementasi Global Code of Ethic For Tourism Article 1 (2001), "Tourism's contribution to mutual understanding and respect between peoples and societes".
"Hospitality Training merupakan modal sosial yang dapat memberikan harapan baru untuk bisa mandiri dan berkreasi di bidang hospitality industry sesuai dengan kompetensi. Walaupun dalam pelaksanaannya dihadapkan pada hambatan berupa paradigma berpikir di masyarakat," jelasnya.
Ke depannya, para peserta differable people ini tidak hanya akan mengikuti kegiatan pelatihan saja namun akan langsung diserap oleh pihak hotel yang sudah bekerjasama dengan STP Bandung untuk kegiatan ini.
Sementara itu, pihak Harris Hotel Ciumbuleuit yang bekerjasama dengan STP Bandung mengaku akan menyerap para penyandang disabilitas yang sudah mengikuti pelatihan ini.
HRM Harris Hotel Ciumbuleuit, Anwar Halim Tauzia menjelaskan, dalam kegiatan yang diselenggarakan untuk kelima kalinya ini pihaknya kerap mendukung kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh STP Bandung.
"Banyak sekali hotel yang bekerjasama untuk kegiatan ini, kami salah satunya. Sejak lima tahun kami selalu mendukung dan siap menerima para differable people yang telah melakukan pelatihan. Sejauh ini kami baru menerima satu karyawan differable people," jelas Anwar.
Anwar menjabarkan, tak ada perbedaan secara khusus dari segi pekerjaan yang dilakukan oleh para differable people. Mereka, kata Anwar, melakukan pekerjaan dengan baik dan tidak berbeda dengan yang tidak memiliki perbedaan.
Tag Terkait
Ribuan Peserta Sepeda Santai Ramaikan Peringatan KPR BTN
Sandekala, Proyek Album Solo Karier Perdananya Risa Saraswati
Jambore Online Nasional Akan Digelar di Bandung
Ray M gelar konser untuk korban gempa Palu dan Donggala
Hari ini, 550 mahasiswa STP NHI Bandung diwisuda
Hari ini, alumni ITB angkatan 93 berhasil catat rekor ORI
Nostalgia bareng Padi Reborn akhir pekan ini yuk!
Saat anak-anak muda Bandung antusias dengarkan Menteri Susi soal wirausaha
Keseruan para pelajar di Bandung nonton Dilan 1990
Ada yang baru dari Trans Studio Bandung, mau tahu?