Tradisi langka di Bandung akan dikenalkan kembali kepada generasi muda
Abah Nzoem
Bandung.merdeka.com - Sebuah tradisi langka akan digelar di Bandung. Tradisi ini bernama Hajat Syawal, yaitu acara yang biasa digelar setelah Idul Fitri atau awal bulan Syawal.
Hajat Syawal akan digelar di Alun-alun RW O6 Jalan Manisi Kampung Jati Kelurahan Pasirbiru Kecamatan Cibiru Kota Bandung. Acara akan digelar Sabtu (16/7) pukul 18.30 WIB.
Salah seorang sesepuh Kampung Jati, Abah Nzoem menyebutkan Hajat Syawal sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan YME. Atas segala nikmat yang telah diberikan khususnya kepada warga Kampung Jati yang telah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.
Warga kampung juga bersyukur telah kembali dari perjalanan mudik dan kini telah berkumpul kembali. Sebagai bentuk rasa syukur tersebut, warga akan bersilaturahmi dan makan bersama. Acara ini diharapkan bisa membangun kekompakkan dan kebersamaan.
"Kami juga ingin menghidupkan kembali tradisi hajat syawal di Kampung Jati yang sudah terlupakan," kata Anah Nzoem.
Menurut sesepuh Kampung Jati, tutur Abah Nzoem, Hajat Syawal sudah lama digelar di kampung tersebut. Selain sebagai bentuk syukur telah menjalankan ibadah Ramadan, acara ini diyakini bisa menghilangkan penyakit lahir dan batin.
"Yang dimaksud hajat sendiri adalah syukuran dan berbagi rizki berupa harta kekayaan dan hasil panen. Intinya hajat syawal saling berbagi rizki di bulan Syawal," tambah pegiat kesenian reak ini.
Menurutnya, tradisi hajat Syawal sempat hilang di Kampung Jati. Kini tradisi tersebut akan dihidupkan kembali sekaligus dikenalkan kepada generasi muda.
Tag Terkait
Acara Marathon Untuk Penggalangan Dana Pembangunan Rumah Sakit
#BhayPlastik, Gerakan Sosial Bijak Gunakan Sampah Plastik
Kota Bandung Bangun Gedung Puskesos untuk Rehabilitasi PMKS
2.000 Anak yatim buka bersama di Gasibu Mini
PMI Kota Bandung sukses kumpulkan Rp 1,14 miliar
Bio farma gelar santri sehat di Jatim dan Jateng
80 kantung darah terkumpul dalam acara donor darah Accorhotels
Ayu Pratiwi ajak selebritis lain peduli Palestina
Dukung Palestina, Mezora ikut gerakan '1 Miliar Cinta Palestina'
Ridwan Kamil: Siapa yang mengganggu ulama pasti akan kita lawan