Go internasional, produk fashion asal Bandung buka toko di Malaysia

user
Farah Fuadona 02 Oktober 2016, 10:18 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Eksistensi Indra Indri Albis Design yang sudah berdiri sejak 17 tahun silam rupanya terus berkembang. Tak mau berkembang sendirian, merek busana muslim asal Kota Kembang ini menggandeng tiga merek lain untuk melaju menggarap pasar internasional.

Langkah konkrit yang dilakukan oleh Indra Indri Albis Design adalah dengan membuka toko di Syah Alam, Malaysia. Pembukaan toko ini akan dilangsungkan 5 Oktober 2016 mendatang. Tiga merek yang digandeng adalah Mokamula Group, Delima dan Ethica Fashion & Friends.

"Semua yang turut dalam momen go internasional ini adalah brand asli Bandung. Saya berupaya untuk tidak hanya menghebohkan produk di tanah sendiri, tapi juga ingin menggebrak pasar luas," ujar Indri pemilik Indra Indri Albis Design kepada Merdeka Bandung.

Pembukaan toko di Malaysia ini merupakan langkah awal untuk go internasional. Selanjutnya pasar yang digarap tak hanya negara tetangga, melainkan akan lebih jauh yakni Swiss dan London. Kesempatan untuk menembus pasar Eropa ini tentu bukan hal mudah.

"Sebelumnya tentu dibutuhkan perjalanan panjang hingga akhirnya bisa menembus pasaf internasional. Bukan hal mudah bagi produk lokal bisa go internasional. Dengan adanya langkah ini, kami optimis bisa lebih melebarkan sayap bisnis. Terlebih dengan menggandeng beberapa brand, kami akan lebih kuat," jelasnya.

Bicara soal pasar luar negeri khususnya di Eropa, Indri memaparkan tak hanya dari segi penjualan, namun juga model busana. Perbedaan kondisi cuaca yang ada di Eropa menjadi pertimbangan untuk ke empat produk ini lebih menyesuaikan busana yang dijualnya nanti.

"Tentu kami yang harus mengikuti pasar di Eropa. Kalau Indonesia hanya musim panas dan dingin, beda kan kalau di Eropa ada salju juga. Jadi kami harus menyesuaikan membuat busana yang nyaman diberbagai musim dan akan diminati oleh warga asing di Eropa," kata dia.

Kredit

Bagikan