65 SKPD dan unit kerja di Pemkot Bandung telah tersertifikasi

Ilustrasi PNS
Bandung.merdeka.com - Sebanyak 65 SKPD dan unit kerja di lingkungan Pemkot Bandung telah memiliki sertifikat ISO 9001:2008. Sertifikasi tersebut merupakan salah satu cara untuk mengoptimalkan mutu pelayanan publik bagi masyarakat di Kota Bandung.
Hal tersebut diungkapkan Kasubag Sistem Informasi dan Akuntabilitas Kinerja, Bagian Organisasi dan Pemberdayaan Aparatur Daerah (ORPAD) Mochamad Yudi Mulyana dalam acara Bandung Menjawab yang digelar di Ruang Media, Balai Kota Bandung, Selasa (27/9).
Yudi mengatakan, sertifikasi ISO tersebut merupakan manajemen untuk standarisasi. Isinya berupa syarat-syarat, indikator bagaimana sebuah pelayanan dikatakan berhasil dilakukan.
"ISO itu sistem manajemen mutu. Fungsinya untuk memperbaiki secara sistematik. Misalnya ketika dia (pegawai) menerima berkas, itu harus ada resinya. Itu salah satu contohnya," ujarnya.
Berkaitan dengan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru, maka hasil sertifikasi bagi lembaga yang telah memiliki ISO akan menyesuaikan dengan fungsi dan nomenklatur yang baru. Hal ini sejalan dengan RPJMD yang telah diatur oleh Bappeda.
“Revisi RPJMD juga akan mengaitkan pada kelembagaan yang baru. Ada revisi RKPD juga yang harus menyesuaikan dengan SOTK baru,” katanya.
Di dalam proses menuju sertifikasi tersebut, Yudi mengemukakan bahwa setiap lembaga akan mendapatkan pendampingan oleh pihak ketiga. Di Kota Bandung, pendampingan untuk mendapatkan sertifikat ISO telah berlangsung sejak tahun 2009. Dari tahun ke tahun kemudian dilakukan monitoring dan resertifikasi oleh pihak pendamping. “Pendampingan tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman,” katanya.
Adapun dampak dari adanya sertifikasi ini adanya perbaikan-perbaikan sistem pelayanan di berbagai instansi dan unit kerja. Setiap komponennya dilakukan evaluasi yang setelah diproses akan menghasilkan rekomendasi perbaikan. Tiap-tiap SKPD dan unit kerja yang diberi rekomendasi tersebut harus melakukan serangkaian perbaikan agar dapat memenuhi standar minimal yang ditetapkan.
Saat ini ada 27 kecamatan yang sudah tersertifikasi ISO. Delapan kecamatan terbaru yang disertifikasi telah diumumkan langsung pada rangkaian puncak peringatan Hari Jadi ke-206 Kota Bandung di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (26/9) lalu.
Kedelapan kecamatan yang baru disertifikasi itu antara lain Kecamatan Bandung Kidul, Kecamatan Andir, Kecamatan Bandung Kulon, Kecamatan Bandung Wetan, Kecamatan Cibiru, Kecamatan Panyileukan, Kecamatan Bojongloa Kidul dan Kecamatan Cibeunying Kidul.
“Kepada yang belum tersertifikasi, bukan berarti jelek tapi pemahaman sistem yang tidak utuh,” kata Yudi.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak