UGM lakukan studi smart city ke Kota Bandung

Ridwan Kamil
Bandung.merdeka.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menerima kunjungan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta di Pendopo Kota Bandung. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka studi terkait smart city yang dilakukan di Bandung.
Sebagai leading sector smart city di Indonesia, Kota Bandung dirujuk untuk dijadikan acuan pelaksanaan sistem tata kelola pemerintahan. Saat ini UGM tengah berproses membuka program studi baru yang secara khusus mempelajari perencanaan pembangunan ekonomi kewilayahan. Salah satu mata kuliah atau topik yang akan diajarkan dalam prodi baru tersebut adalah mengenai konsep kota cerdas di Indonesia.
“Di Indonesia ini smart city belum ada standarnya. Maka,baik Kota Bandung, Surabaya atau yang lainnya itu berjalan sendiri-sendiri. Kami punya konsep masing-masing dalam menjalankan sistem ini,” kata Ridwan dalam rilis yang diterima Merdeka Bandung, Jumat (23/9).
Emil mengatakan konsep smart city atau kota cerdas yang dilakukan Kota Bandung memiliki tiga tahap. Tahap pertama, stase di mana penekanan sistem terdapat pada kemudahan akses terhadap data. Kedua, tahap interaksi di mana sistem akan berinteraksi dengan warga. Masyarakat dapat secara proaktif dan berkomunikasi timbal balik dengan sistem. Ketiga, proses antara sistem yang satu dengan lainnya dapat saling berkomunikasi. Ini yang dinamakan Ridwan sebagai intelligent infrastructure.
Salah satu penggunaan konsep Smart City di Kota Bandung, kata Emil adalah dalam upaya melakukan reformasi birokrasi. Dia menyebut terdapat enam hal yang telah berubah sejak teknologi dimasukkan ke dalam sistem tata kelola pemerintahan. Pertama, segala bentuk administrasi berubah dari manual menjadi berbasis teknologi. “Kita berupaya menghindari pertemuan antara manusia dengan manusia. Karena yang manual ini yang rawan terjadi penyimpangan atau kesalahan,” katanya.
Kedua, mengefisienkan biaya. Dia mencontohkan konsep dari e-budgeting yang bisa menghemat anggatan hingga 1 triliun. Ketiga, pemerintahan menjadi lebih transparan. Hal ini karena berbagai informasi sudah dapat diakses oleh publik. Keempat, adalah peningkatan partisipasi publik terhadap berbagai kegiatan pemerintahan arah kebijakan tidak lagi dari atas ke bawah, melainkan juga berasal dari aspirasi masyarakat.
Selanjutnya adalah pelayanan publik menjadi lebih efektif dan cepat. Hal ini karena proses manual dan birokratif yang berbelit-belit telah dihilangkan. Terakhir adalah menghilangkan korupsi dan berbagai penyelewengan dana.
Emil pun memaparkan bahwa smart city ini telah membawa Kota Bandung selangkah lebih maju untuk mendapatkan berbagai akses terhadap partisipasi dan bantuan dari pihak ketiga. "Kota Bandung adalah kota pertama di Asia Tenggara yang mendapat bantuan dari Facebook untuk UMKM digital business dalam rangka Masyarakat Ekonomi ASEAN. Kita juga akan buka toko Little Bandung pertama di Malaysia,” katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak