Begini tips memilih hewan kurban versi Distan KP Kota Bandung


Ilustrasi penjual hewan kurban
Bandung.merdeka.com - Tak kurang dari sembilan hari lagi umat Muslim di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Adha. Para pedagang hewan kurban kini dengan mudah dijumpai untuk menjajakan dagangannya.
Bagi anda yang hendak melaksanakan ibadah kurban harus pintar-pintar memilih agar hewan kurban yang dibeli sesuai dengan kriteria yang dipersyaratkan dalam Islam.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kota Bandung memberikan tips memilih hewan kurban. Setidaknya ada tiga kriteria yang harus diperhatikan oleh masyarakat yang akan membeli hewan kurban, yakni sehat, tidak cacat dan cukup umur.
Kadistan KP Kota Bandung Elly Wasliah menuturkan, untuk kriteria sehat ini didasarkan pada pemeriksaan kesehatan hewan sebelum penyembelihan.
Adapun ciri hewan yang masuk kriteria sehat itu diantaranya lubang kumlah yang meliputi mulut mata hidung telinga dan anus bersih dan normal, matanya jernih, tidak ada luka atau borok dan bergerak aktif.
"Pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan sebelum penyembelihan (antemortem) oleh Satgas Distan KP. Hewan kurban yang dinyatakan sehat akan dipasang kalung sehat," ujar Elly kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Sementara itu, untuk kriteria tidak cacat dapat dilihat secara kasat mata. Hewan kurban seperti sapi atau domba tidak boleh cacat misalnya pincang, buta, mengalami kerusakan telinga.
"Hewan kurban juga harus jantan, tidak boleh kurus, tidak dikebiri, buah zakar masih lengkap, bentuk dan letaknya simetris ," ungkapnya.
Untuk kriteria terakhir yakni hewan kurban harus cukup umur. Untuk kambing atau domba harus berumur di atas 1 tahun. Hal ini ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap. Sementara untuk sapi/kerbau harus berumur di atas 2 tahun yang ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap.
Elly mengingatkan kepada masyarakat untuk memenuhi tiga kriteria tersebut saat membeli hewan kurban. Sebab berdasarkan pengalaman tahun lalu masih banyak hewan kurban yang dijual oleh pedagang belum memenuhi kriteria.
Dari sekitar 22.145 ekor domba yang diperiksa sebanyak 1.307 ekor domba dinyatakan tidak layak karena belum cukup umur, dan sisanya ada 98 ekor tidak sehat. Sementara untuk sapi dari jumlah 4.774 ekor yang diperiksa sebanyak 16 ekor sapi dinyatakan tidak layak karena belum cukup umur.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak