Rektor ITB ingatkan pentingnya strategi membangun brain-gain


Rektor ITB Kadarsyah
Bandung.merdeka.com - Rektor ITB, Profesor Kadarsah Suryadi, mengatakan saat ini isu internasionalisasi pendidikan makin menguat di dunia pendidikan di Indonesia. Pelaksanaan internasionalisasi pendidikan harus mewujudkan brain-gain sekaligus mencegah terjadinya brain-drain.
"Di sini (dalam internasionalisasi pendidikan) diperlukan strategi untuk mewujudkan brain-gain dan mencegah terjadinya brain-drain," kata Kadarsah, di Bandung baru-baru ini.
Brain-gain adalah upaya membangun jaringan dengan sumber daya manusia (SDM) di dalam maupun luar negeri. Negara yang sukses menerapkan strategi ini adalah China dan India. Mereka berhasil mengkoordinir SDM berkualitas mereka untuk membangun negerinya.
Sedangkan brain drain merupakan fenomena yang dihadapi negara-negara berkembang seperti Indonesia, yakni banyaknya SDM berkualitas yang justru mencari penghidupan di luar negeri.
Untuk mewujudkan brain-gain, sambung Kadarsyah, suatu perguruan tinggi yang berpartisipasi di arena internasional harus memperhatikan konteks kebutuhan lokal dan nasionalnya.
Menurut dia, penyelenggaraan internasionalisasi pendidikan tinggi memang memberikan manfaat. Tetapi pelaksanaan internasionalisasi pendidikan harus memperhatikan keanekaragaman budaya-budaya, perbedaan tingkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dan industrialisasi antar bangsa-bangsa.
"Setiap bangsa di dunia mempunyai lintasan sejarahnya sendiri, dan karakteristik budaya yang unik. Bagaimana iptek dan industrialisasi berkembang di suatu bangsa tidak terlepas dari budaya dan lintasan sejarah bangsa tersebut," ungkapnya.
Dengan demikian, pelaksanaan internasionalisasi pendidikan tinggi perlu disertai dengan upaya untuk memfasilitasi interaksi antar kebudayaan berdasarkan prinsip kesetaraan dan saling menghormati.
"Adanya kesenjangan dalam tingkat kemajuan iptek dan industrialisasi dapat memicu terjadinya brain-drain pada negara-negara berkembang," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak