Berkat dana PIPPK, Kecamatan Cibeunying Kidul tak lagi banjir


Ilustrasi banjir
Bandung.merdeka.com - Kelurahan Sukapada, Kecamatan Cibeunying Kidul sudah tak lagi merasakan banjir luapan dari sungai Cidurian. Menurut Camat Cibeunying Kidul, Denny Sany, hal itu terjadi karena pembangunan kirmir di saluran-saluran air menggunakan dana Program Inovasi Pemberdayaan Pembangunan Kewilayahan (PIPPK) sudah rampung.
"Sudah tidak banjir lagi, terselamatkan, alhamdulillah," ucap Deny kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (9/8).
Menurut Deny, banjir yang sering terjadi di RT 6 RW 11 Kelurahan Sukapada tersebut tidak lagi dikeluhkan warga. Kirmir yang dibangun selebar 1,5 meter itu telah mampu mencegah banjir kembali terjadi. "Sebelumnya, setiap kali itu kalau ada hujan itu pasti banjir," katanya.
Denny menjelaskan, dana PIPPK di Kecamatan Cibeunying Kidul memang dipriortaskan untuk membangun infrastruktur, terutama untuk penanganan banjir. Hal ini sesuai dengan instruksi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang mengutamakan penyelesaian masalah banjir di wilayah tersebut.
"Karena disampaikan oleh Pak Wali Kota dan Pak Wakil, adalah penanganan masalah prioritas adalah masalah banjir," ucapnya.
Denny menambahkan, terdapat dua titik di wilayahnya yang beberapa kali terkena banjir, yakni Kelurahan Cikutra dan Kelurahan Sukamaju. Namun ia mengaku pihaknya tidak dapat langsung menangani kedua titik ini karena bersinggungan dengan jalan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Kami sudah menyampaikan ke Kadis DBMP agar segera ada solusi, karena ini tidak bisa dimasukkan ke PIPPK," ujarnya.
Terakhir, Denny menyampaikan apresiasi kepada pimpinan daerah Kota Bandung atas program yang telah mendorong banyak perubahan di kewilayahan. Dia merasakan banyak dampak positif dari program yang telah berjalan selama hampir 2 tahun tersebut.
"Aspirasi masyarakat mengucapkan terima kasih dengan adanya Program Inovasi Pemberdayaan Pembangunan Kewilayahan kepada Pak Wali Kota maupun Pak Wakil Wali Kota, sehingga permasalahan-permasalahan yang ada di kewilayahan, kami selaku camat juga dibantu oleh Pak Lurah, ini banyak perubahan-perubahan dengan adanya PIPPK," ungkapnya.
Saat ini, penyerapan dana PIPPK di Kecamatan Cibeunying Kidul tercatat sudah mencapai 67,07 persen dari total anggaran Rp 10,5 miliar. Kecamatan ini terdiri dari 6 kelurahan dan 87 RW dan menaungi lebih dari 26 ribu kepala keluarga.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak