Awal Ramadan Kapolrestabes Bandung pantau sembako di pasar

Kapolrestabes Bandung sidak pasar
Bandung.merdeka.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan para pedagang bahan pokok yang melakukan penimbunan guna meraup keuntungan lebih, akan berhadapan dengan polisi. Perintah tersebut langsung direspon Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Winarto.
Kapolrestabes Bandung bersama Dandim 0618/BS Letkol Inf Sugiyono, langsung terjun ke Pasar Sederhana, Kota Bandung, Selasa (7/6) siang untuk memantau stabilitas harga bahan dasar pokok, di awal Ramadan ini.
"Sesuai instruksi (Kapolri) kami menjalankan sesuai tugas pokok. Puasa ini memang berdampak (adanya kenaikan), tapi jangan sampai ini membuat stabilitas keamanan terganggu," kata Kapolrestabes usai peninjauan.
Dia menyatakan, selama pemantauannya belum ditemukan pelanggaran yang dilakukan para pedagang. Hasil dari pantauannya itu kata dia hanya kenaikan beberapa komoditas yang masih terbilang wajar.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Winarto sidak bahan makanan di pasar selama Bulan Ramadan
© 2016 merdeka.com/Andrian Salam Wiyono
"Kita temukan memang ada beberapa harga sembako yang naik. Tapi kan bisa kita lihat beberapa penyebabnya. Mereka hanya menjual," ungkapnya.
Dia menambahkan, bersama jajaran TNI, personilnya akan ditempatkan di setiap pasar untuk memonitor harga untuk mengantisipasi adanya kecurangan yang dilakukan pedagang.
"Kita dengan dinas terkait serta Pemkot Bandung akan sama-sama turun ke lapangan dengan intens memonitor kenaikan, kita tempatkan personel. Memang sudah ada baik dari polri maupun TNI," katanya.
Beberapa komoditas seperti beras kenaikan di Pasar Sederhana ini terjadi. Tapi kenaikan tidak terlalu signifikan atau hanya rata-rata Rp 500 per kilogram dari berbagai jenis beras.
Adapun ayam penjual saat ini mematok harga Rp 35 ribu per ekor. "Puasa ini naik dari Rp 32 ribu menjadi Rp 35 ribu," ungkap Tati (42) pedagang ayam. Dia belum bisa mengungkapkan harga ayam jelang Idul Fitri nanti. "Sekarang mah enggak tentu harganya."
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak