Bayar pajak di Kota Bandung kini cukup lewat aplikasi

Launching aplikasi dan bus pelayanan pajak
Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pelayanan Pajak (Disyanjak) meluncurkan aplikasi pelayanan pajak. Dengan adanya layanan aplikasi ini, masyarakat yang ingin berkonsultasi dan memeroleh informasi terkait pelayanan pajak bumi dan bangunan (PBB) cukup mengakses situs sipp.disyanjak.bandung.go.id.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menuturkan dalam satu bulan, rata-rata 2300 orang yang datang ke kantor Disyanjak untuk menanyakan persoalan sederhana. Dengan adanya aplikasi masyarakat tidak perlu lagi mengantri berjam-jam hanya untuk mengonsultasikan hal-hal yang dapat diakses sendiri.
"Jadi inovasi ini akan membuat tidak ada lagi warga yang datang ke Disyanjak untuk pembayaran PBB. Karena selama ini banyak datang ke kantor ngantri hanya untuk nanya. Nah sekarang nanya cukup di website bayar juga di sana," ujar Ridwan kepada Merdeka Bandung saat ditemui seusai acara peluncuran aplikasi dan bus pelayanan pajak di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (31/5).
Pria yang akrab disapa Emil menuturkan, dalam situs sipp.disyanjak.bandung.go.id masyarakat dapat mengakses berbagai informasi seputar PBB, seperti pengecekan tagihan pajak, pengecekan NJOP, pendaftaran wajib pajak PBB jika ada pertambahan nilai, mutasi objek pajak, pembetulan data dan pengurangan beban pajak sesuai dengan kebijakan yang berlaku.
"Jadi masuk ke website-mya nanti bisa hitung berapa kewajiban PBB-nya. Kemudian bisa pilih transaksinya. Nah nanti pembayarannya juga online," katanya.
Emil mengungkapkan, layanan ini merupakan bagian dari inovasi yang terus digulirkan oleh Pemkot Bandung. Selama masa kepemimpinannya, ia mengaku telah menghasilkan lebih dari 70 inovasi dalam perjalanan memperbaiki pelayanan dan reformasi birokrasi.
"Mudah mudahan ini menyemangati reformasi pelayanan publik di kota Bandung," ungkap Emil.
Selain merilis aplikasi, Disyanjak juga meluncurkan dua unit bus layanan pajak. Satu bus khusus untuk pelayanan pajak dan satu bus lainnya dipinjamkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mobil operasional
Kepala Disyanjak Ema Sumarna, mengatakan bus tersebut nantinya akan dioperasikan di daerah-daerah yang jauh dari pusat kota untuk melayani konsultasi pelayanan pajak di daerah. “Kita akan memberikan layanan bagi warga masyarakat yang belum familiar dengan teknologi dan juga secara ekonomi mereka cukup keberatan apabila mereka harus datang ke kantor pajak,” katanya.
Namun demikian lanjut Ema, bus tersebut tidak dapat digunakan untuk transaksi pembayaran pajak. Bus layanan pajak tersebut, baru dioperasikan untuk konsultasi dan layanan informasi. Rencananya bus layanan pajak juga bisa digunakan untuk transaksi pembayaran pajak.
"Kita masih berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait petugas pelayanan dan antisipasi keamanan," kata Ema.
Dengan adanya aplikasi ini pihaknya optimis target raihan PBB tahun ini dapat tercapai. "Target pajak untuk PBB Rp 430 miliar, Insya Allah 100 persen tercapai. Tetapi yang paling utama juga adalah bagaimana mempermudah masyarakat untuk mengakses semua regulasi, jenis mata pajak," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak