Dinas Pelayanan Pajak akan luncurkan layanan pajak berbasis aplikasi

Kepala Dinas Pelayanan Pajak Kota Bandung Ema Sumarna
Bandung.merdeka.com - Dinas Pelayanan Pajak (Disyanjak) Kota Bandung akan meluncurkan aplikasi layanan pajak. Dengan aplikasi ini masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor Disyanjak untuk mendapatkan layanan pajak yang dibutuhkan , tetapi cukup menggunakan PC maupun smartphone.
Kadisyanjak Kota Bandung Ema Sumarna menuturkan rencananya ada dua aplikasi yang akan diluncurkan yakni PBB Go Public dan SMS Gateway. Untuk aplikasi PBB Go Public ini dibuat untuk memudahkan masyarakat terkait pelayanan PBB (Pajak bumi dan bangunan) seperti menghitung besaran PBB, NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) dan tagihan lainnya terkait PBB
"PBB go public ini untuk lebih mempermudah kualitas layanan bagi masyarakat. Saat ini kan masih datang ke kantor disyanjak untuk menghitung berapa besaran beban pajak. Nah nanti dengan sistem ini nanti cukup lewat aplikasi. Dengan mengkses itu gak usah datang ke kantor, cukup chat dengan kita," ujar Ema kepada wartawan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Rabu (11/5).
Berdasarkan catatan ada sekitar 30 ribu orang datang ke kantor Disyanjak untuk mendapatkan data tersebut. Dengan adanya layanan ini dapat mengurangi hingga sepertiga jumlah orang yang datang ke kantor.
Selain itu lanjut Ema, adapun untuk layanan SMS Gateway dibuat untuk seluruh mata pajak yang ada baik official asses seperti PBB, air tanah dan reklame maupun self asses seperti pajak hotel, restoran, hiburan, parkir, PPAT, dan pajak penerangan jalan.
"Layanan SMS Gateway ini bisa digunakan oleh masyarakat untuk melakukan pengaduan dan konsultasi pajak. Nanti Ada petugas yang menangani semua mata pajak," ujarya.
Ema mengungkapkan, aplikasi tersebut rencananya akan diluncurkan pada akhir Mei ini. Dengan adanya layanan aplikasi ini diharapkan dapat terus menggenjot target perolehan pajak daerah tahun 2016 ini sebesar Rp 2.186 triliun
"Sebenarnya ada empat aplikasi yang akan kita kembangkan ditambah layanan bus keliling kerjasama dengan BPN. Namun yang akan kita luncurkan dua aplikasi tadi. Ini sebagai bagian untuk meningkatkan pelayanan guna pencapaian tersebut," kata Ema.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak