Ridwan Kamil sarankan pengelola Kebun Binatang Bandung gaet investor


Ridwan Kamil
Bandung.merdeka.com - Pengelolaan Kebun Binatang Bandung banyak dikeluhkan oleh sebagian masyarakat. Termasuk dengan adanya petisi dari komunitas SaveBandungZoo Project di website www.change.org yang meminta perbaikan pengelolaan kebun binatang Bandung kepada Pemkot Bandung dan Yayasan Taman Margasatwa Taman Sari selaku pihak pengelola.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menuturkan, pihaknya akan menyampaikan keluhan dari masyarakat terkait kondisi Kebun Binatang Bandung kepada pemilik.
"Petisinya akan kita sampaikan kepada pemilik. Sejak awal saya mimpin sudah disampaikan keluhan-keluhan dari masyarakat," ujar Ridwan kepada wartawan saat ditemui di SMPN 31 Bandung, Jalan Binong Jati, Selasa (10/5).
Pria yang akrab disapa Emil ini menyebut Pemkot Bandung tidak memiliki kapasitas untuk menata Kebun Binatang Bandung, lantaran tidak memiliki kewenangan. Untuk itu Emil menyarankan kepada pihak pengelola untuk bekerjasama dengan pihak investor.
"Kalau mau Saya bisa bawa investor yang punya uang untuk mengupgradekan, tapi tidak ada respon. Kita mau bikin sky walk aja dulu dipersusah, masalahnya bukan ada di pemkot. Kalau di kita sudah direnov kayak di alun-alun, tapi masalahnya ada di pengelolanya," katanya.
Emil mengaku banyak mendapat keluhan dari masyarakat terkait kondisi Kebun Binatang Bandung seperti kondisi hewan maupun sarana dan prasarana.
"Saya banyak keluhan segala rupanya, ada yang sakit, meninggal, banyak sampah. Dan itu tolong media sampaikan kepada pengelolanya, saya tunggu nanti petisinya Saya kirimkan juga. Di luar itu, Saya tidak ada kewenangan hukum untuk mengambil alih," ujarnya.
Sementara itu Humas Yayasan Taman Margasatwa Taman Sari Sudaryo mengakui memang ada sejumlah fasilitas seperti kandang yang mengalami kerusakan. Namun saat ini pihaknya sedang melakukan pembenahan.
"Memang ada sejumlah kandang yang rusak kita akui. Namun kita sedang melakukan pembenahan," ujarnya.
Pembenahan yang dilakukan lanjut Sudaryo tidak hanya dilakukan pada kandang. Saat ini kata dia tengah dilakukan pembangunan taman di area Kebun Binatang Bandung.
"Ke depannya disediakan taman supaya lebih menarik di lebaran nanti. Selain itu Yayasan Taman margasatwa masih menggunakan dana sendiri, tidak mengandalkan subsidi dari pemerintah," terang Emil.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak