Kunjungi Amerika Serikat dan Eropa, ini yang didapat Ridwan Kamil

Ridwan Kamil
Bandung.merdeka.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil baru saja kembali ke Kota Bandung setelah melakukan kunjungan dinas luar negeri ke Amerika Serikat dan Jerman selama sepekan. Hasil dari kunjungannya tersebut, pria yang akrab disapa Emil ini membawa oleh-oleh untuk warga Bandung.
Lantas, apa oleh-oleh yang dibawa Ridwan Kamil dari Amerika Serikat dan Jerman?
"Ada tujuh kerjasama dari hasil kunjungan kemarin. Sebagian besar investor akan banyak datang ke Bandung pada bulan Juni dan Juli," ujar Emil kepada wartawan saat ditemui Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (9/5).
Emil menyebut kerjasama yang pertama yakni dengan konsorsium kesehatan dari UPMC (Univercity of Pittsburgh Medical Center). UPMC kata Emil tertarik untuk membuat puskesmas, rumah sakit ibu dan anak serta rumah sakit dan pusat penelitian kanker.
"Untuk puskesmas rencananya ada 70 puskesmas (yang akan dibangun) kemudian Rumah sakit ibu dan anak. Selain itu juga rumah sakit dan pusat penelitian kanker. Untuk rumah sakit dan pusat penelitian kanker ini, kota Bandung jadi lima kota besar di dunia sebagai kota percontohan pengembangan pusat kanker dunia. Setiap benua satu kota, nah di Asia itu di Bandung. Jadi pemkot cari tanah, duitnya dari dia," kata Emil.
Kerjasama yang kedua yakni dengan investor dari Kazakhstan. Perusahaan bernama Hayman Capital tertarik dengan program kredit melati (melawan rentenir) yang digulirkan oleh PD BPR.
"Dia punya program sosial bisnis. Jadi ingin investasi ke bisnis-bisnis yang memberikan dampak sosial yang besar. Dia nanya apakah bisa investasi di BPR. Kalau bisa Alhamdulillah. Kalaupun tidak bisa saya sarankan ke BPR swasta yang metodenya sama dengan kita. Nilainya minimal Rp 100 miliar dana yang akan dia bagi," ujarnya.
Kerjasama yang ketiga yakni dengan konsorsium dari New York untuk mengembangkan pasar dan apartemen rakyat di Bandung. Emil melanjutkan kerjasama selanjutnya yakni dengan konsorsium perbankan yang dikelola oleh Asian Development Bank (ADB). Pihak ADB akan datang ke Bandung untuk memberikan pendampingan persiapan Public Private Partnership (PPP).
"Dia sudah pengalaman di mana-mana dan akan mendampingi dengan skema ini (PPP)," katanya.
Selain itu kata Emil, kerjasama lain yang akan dilakukan yakni dengan tim Massachusetts Institute of Technologu (MIT). Pada bulan Juni atau Juli, tim MIT akan datang ke Kota Bandung untuk kerjasama pengembangan Smart City.
"Kerjasama smart city dan intelegent city. Saya minta difokuskan untuk penanggulanan banjir seperti masang sensor banjir di selokan dan sungai sungai," ucapnya.
Emil melanjutkan kerjasama selanjutnya yakni dengan Harvard University. Kerjasama dengan Harvard ini terkait dengan pengentasan kekumuhan dengan cara-cara terbaik di dunia. "Harvard punya penelitian ini," kata dia.
Emil melanjutkan, pihaknya juga akan menjalin kerjasama dengan kota Boston. Kerjasama yang dilakukan terkait penjajakan sister city.
"Saya Ketemu dengan tim Wali Kota Boston. Bulan juli ke Bandung untuk penjajakan sister city dan investasi di Bandung teknopolis," ujar Emil.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak