Solidaritas Jurnalis Bandung peringati Hari Buruh

Solidaritas Jurnalis Bandung peringati Hari Buruh
Bandung.merdeka.com - Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Solidaritas Jurnalis Bandung turut memeringati Hari Buruh Internasional 1 Mei atau May Day. Mereka menjalankan aksinya di Jalan Diponegoro, Bandung, tepatnya di depan Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Gedung Sate, Minggu (1/4).
Solidaritas Jurnalis Bandung terdiri dari tiga organisasi jurnalis Bandung, yakni Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung, Wartawan Foto Bandung (WFB), dan Pewarta Foto Indonesia (PFI). Mereka mengusung isu 'Jurnalis sejahtera, Perusahaan ikut Sejahtera'.
Selain itu, buruh yang juga akan merayakan May Day dan beberapa mahasiswa turut bergabung dalam aksi yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB. Antara lain buruh dari Gabungan Organisasi Buruh Seluruh Indonesia (GOBSI).
Dalam aksinya, mereka membawa poster yang berisi pesan bahwa jurnalis adalah buruh yang harus mendapat kesejahteraan dari perusahaan media. Aksi tersebut dimulai pukul 09.00 WIB.
Mereka berjajar membelakangi Gedung Sate sambil bergantian mengusung poster, yang lainnya berorasi menggunakan megaphone, sementara yang lainnya lagi meliput aksi tersebut. Masing-masing dari perwakilan organisasi tersebut berorasi.
Ketua WFB, Djuli Pamungkas, mengatakan perusahaan media saat ini memperlakukan jurnalis dengan sistem logika dagang. Perusahaan media dinilai hanya mencari keuntungan perusahaan, tanpa menyadari bahwa jurnalis bekerja untuk kepentingan publik. Solidaritas Jurnalis Bandung juga mengungkapkan saat ini industri media terus mengalami lonjakan yang signifikan dengan hadirnya para pemain baru di dunia online.
Ketua AJI Bandung, Adi Marsiela mengatakan, saat ini ada sekitar 2 ribu perusahaan media yang dikuasi segelintir konglomerat. Kepemilikan perusahaan media semakin mengerucut pada sekelompok pemodal besar. “Sayangnya pertumbuhan industri media di Indonesia tidak dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan jurnalis,” katanya.
Bahkan, kata dia, berbagai kasus ketenagakerjaan yang dihadapi jurnalis di 2015 sampai 2016 cenderung meningkat, terutama PHK. Belum lagi persoalan gaji di bawah Upah Minimum dan tidak adanya jaminan sosial. Maka lewat aksi tersebut, Solidaritas Jurnalis Bandung menuntut perusahaan media menjadikan kesejahteraan jurnalis dan pekerja media sebagai kebijakan prioritas.
Ada lima tuntutan dalam aksi tersebut, yakni pemilik/jajaran manajemen media memberikan jaminan sosial bagi jurnalisnya, perusahaan media memberlakukan upah layak jurnalis di masing-masing daerah, Dinas Tenaga Kerja di masing-masing daerah memberlakukan upah sektoral pekerja media, Dinas Tenaga Kerja di masing-masing daerah melakukan audit ketenagakerjaan pada perusahaan media, seluruh jurnalis sadar dan merintis pembentukan serikat pekerja di perusahaan tempatnya bekerja.
Aksi tersebut berlangsung 30 menit. Setelah itu, para jurnalis membubarkan diri untuk meliput aksi buruh yang mulai berdatangan ke kawasan tersebut.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak