Pelajar di Bandung akan dilarang bawa kendaraan ke sekolah

Ilustrasi anak sekolah
Bandung.merdeka.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung sedang mengkaji aturan pelarangan membawa kendaraan pribadi ke sekolah bagi para pelajar. Tingginya angka kecelakaan di kalangan anak muda, khususnya pelajar menjadi salah satu latar belakang adanya aturan ini.
"Kalau ditanya aspek keselamatan lalu lintas, anak muda itu termasuk yang banyak dalam kecelakaan fatal. Kedua, istilahnya ini jadi pembiasaan buruk. Karena sesuatu yang belum bisa dilakukan mereka lakukan," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Didi Ruswandi kepada wartawan, Rabu (27/4).
Untuk itu kata Didi, penggunaan kendaraan pribadi ke sekolah oleh pelajar perlu direduksi. Sebagai solusinya, pelajar bisa menggunakan kendaraan antar jemput ataupun menggunakan sepeda.
"Pak wali menyarankan boleh tapi dengan catatan ada solusi. Nah kalau misalnya bersepeda atau antar jemput ini solusi yang paling ideal, kenapa enggak itu jadi solusinya. Jika orang tuanya mendukung kenapa enggak," kata Didi.
Meskipun aturan ini masih sebatas wacana, Didi mengaku akan melakukan pertemuan dengan Dinas Pendidikan. Jika Disdik bersepakat dengan pemberlakuan aturan ini, rencananya dalam waktu dekat akan dibuat sekolah percontohan terlebih dahulu.
"Kita akan bicara dengan Disdik. Kalau sepakat kita buat sekolah percontohan. Jadi semua siswa tidak ada yang membawa kendaraan pribadi dengan opsi kendaraam antar jemput atau naik sepeda. Kalau itu berhasil diduplikasi di sekolah lain," ucap Didi
Didi mengungkapkan, jika aturan ini bisa diinplementasikan di banyak sekolah. Aturan pelarangan membawa kendaraan pribadi ke sekolah baru bisa diterapkan sepenuhnya ke semua sekolah.
"Kalau sudah begitu berati sudah menjadi solusi dan aturan pelarangan membawa kendaraan pribadi ke sekolah baru bisa diterapkan," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak