Hasil audit banyak masalah, Ridwan Kamil akan reformasi PD Pasar

Ridwan Kamil
Bandung.merdeka.com - Tim independen telah melaksanakan audit terhadap kinerja PD Pasar Bermartabat. Ada dua hal yang diaudit yakni audit teknis dan audit keuangan. Hasilnya menunjukan bahwa PD Pasar banyak masalah. "Jadi PD Pasar akan direstrukturisasi. Hasil auditnya sudah keluar yang menyatakan intinya banyak masalah. Kemungkinan besar PD Pasar akan dinolkan, definisinya struktur organisasinya dibongkar, dibikin baru, karyawannya akan diseleksi ulang,"ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis (21/4).
Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, Dirut yang sebelumnya diberhentikan sementara selama proses audit berlangsung telah menyatakan mengundurkan diri. Untuk mengganti kekosongan tersebut pihaknya akan segera melakukan lelang untuk mengisi posisi Dirut yang baru.
"Para Dirutnya juga secara lisan sudah menyampaikan tidak akan lanjut sebagai direksi PD Pasar, artinya kita akan ada seleksi ulang untuk dirut utamanya. Dia mengundurkan diri, suratnya sedang ditunggu tapi secara lisan mengundurkan diri kemungkina per 1 Mei. Intinya dalam waktu dekat akan ada lelang dirut baru PD Pasar," ujar Emil.
Emil mengungkapkan, salah satu masalah yang terjadi di PD Kebersihan yakni banyak perjanjian kerjasama yang justru merugikan Pemkot. PD Pasar memiliki banyak aset namun pendapatan sangat sedikit. "Dua tahun setengah tidak ada pasar baru. Pas grounbreaking 'boro' Saya sudah iyain, akhirnya teu jadi-jadi (tidak jadi jadi pembangunan pasar). Makanya saya kapok launching yang 'teu puguh' (tidak pasti)," katanya.
Emil menyebut kerugian yang dialami oleh PD Pasar sangatlah besar jika dihitung sejak kepemimpinan Aa Tarmana (wali kota sebelumnya). Kerugian kata Emil mencapai ratusan miliar. "Jadi hasil audit ratusan miliar jika dihitung sejak zaman Pak Aa Tarmana kerjasama-kerjasamanya itu, banyak yang merugikan Pemkot. Hasil audit mengatakan jika dihitung dari 10 tahun lalu itu rata-rata banyak merugikan Pemkotnya dari pada menguntungkan," ungkapnya.
Namun demikian Emil menyatakan tidak menyalahkan sepenuhnya kepada jajaran pimpinan PD Pasar periode sekarang. Namun secara sistem, hasil audit menyatakan bahwa PD Pasar banyak masalah. "Jadi saya tidak 100 persen menyalahkan yang sekarang, tapi artinya memang secara sistem ada masalah," kata dia.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak