Ridwan Kamil: Satpol PP harus lebih humanis

Peringatan hari ulang tahun Satpol PP ke 66
Bandung.merdeka.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merupakan garda terdepan dalam penegakan peraturan daerah. Dalam menjalankan tugasnya, anggota Satpol PP ditekankan untuk menggunakan cara-cara humanis ketimbang cara represif.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dalam acara Peringatan hari ulang tahun Satpol PP ke 66 dan perlindungan masyarakat ke 54 tahun 2016 yang digelar di Gedung Seskoad, Jalan Gatot Subroto, Selasa (19/4).
"Saya kan membacakan pesan dari Pak Mendagri. Pesan pertamanya pendekatannya harus humanis kemudian disiplin, tegas, dan berwibawa. Saya lebih tekankan kepada Satpol PP untuk melakukan pendekatan humanis saat menjalankan tugas," ujar Ridwan.
Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, cara-cara humanis yang dilakukan yakni dengan merekrut anggota Satpol PP wanita atau yang biasa disebut mojang Satpol PP.
"Cara humanis ini diterjemahkan oleh Bandung perbanyak kan mojang Satpol PP. Kalau bisa dengan kelembutan kenapa harus sesuatu yang sifatnya keras atau kasarlah begitu," ujar Emil.
Terlebih lagi kata Emil, sesuai undang-undang, tugas Satpol PP ini menjadi kewajiban setiap pemerintahan. Untuk itu pemerintah pusat akan mengalokasikan dana kepada Satpol PP melalui dana alokasi khusus.
"Sekarang sudah digeser di peraturan perundangan yang baru ini menjadi tugas wajib pemerintahan. Kalau tugas wajib artinya dana dari pusat pun akan dialokasikan banyak untuk Satpol PP. Jadi kalau kita minta alat dan lain-lain gak harus selalu APBD juga bisa minta ke pusat," katanya.
Di tempat yang sama Kasatpol PP Kota Bandung, Eddy Marwoto mengatakan sesuai arahan wali kota, pihaknya berjanji akan melakukan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas.
"Kami gak boleh anarkis, tapi humanis. Namun harus tetap disiplin, tegas dan religius. Sesuai dengan harapan pimpinan, ingin Bandung menjadi kota yang tertib, bersih dan aman nyaman bisa terwujud," katanya.
Eddy mengungkapkan pada tahun ini rencananya akan menambah personil mojang Satpol PP. Saat ini kata dia, jumlah mojang Satpol PP hanya berjumlah 21 orang.
"Untuk penambahan mojang, tergantung kebutuhan pegawai daerah, enggak serta merta. Namun kami akan beri surat ke pimpinan (untuk menambah) untuk memerkuat di simpul-simpul tertentu. Untuk menangani preman dengan pendekatan humanis. Tahun ini sesuai kebutuhan di lapangan, bisa tambah 10-20 orang," ujar Eddy.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak