Pemkot Bandung akan gelar Operasi Terpadu Bandung Juara

Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung sedang menyiapkan rencana operasi penertiban skala besar dalam waktu dekat. Penertiban ini sebagai bagian dari penegakan peraturan daerah yang akan menjangkau berbagai pelanggaran di Kota Bandung.
Kepala Satpol PP Kota Bandung Eddy Marwoto menuturkan semula rencana penertiban ini hanya untuk menjangkau PKL yang berjualan di zona merah. Rencana penertiban dilakukan dalam menghadapi bulan Ramadhan pada Juni mendatang.
"Awalnya memang rencana bagian dari kegiatan Satpol PP yang akan kita fokuskan kepada PKL. Karena kita berpikirnya begini, kalau sebulan menjelang lebaran kita sudah sangat sulit karena semakin banyaknya dan menjamurmya PKL. Sehingga kita melakuan evaluasi-evaluasi dari beberapa tahun sebelumnya dan yang tepat ini dimulai pada bulan April selama 3 bulan ke depan," ujar Eddy kepada Merdeka Bandung, Sabtu (16/6)
Dia menuturkan, berdasarkan masukan dari pihak kepolian dan TNI. Operasi penertiban ini tidak hanya menjangkau para PKL yang berjualan di zona merah tetapi juga beragam pelanggaran lain seperti PMKS, PSK, miras dan lainnya. Saat kata Eddy pihaknya sedang menyusun rencana penertiban tersebut.
"Saat ini sedang kita susun dan memang ini rencana dari wali kota sehingga cakupannya global tak hanya fokus kepada PKL. Jadi nanti dinamakan Operasi Terpadu Bandung Juara. Kemudian ada beberapa masukan termasuk dari jajaran TNI serta kepolisian dan kita tidak hanya fokus kepada PKL saja, tapi ada miras, PSK, bangunan liar bermasalah dan lain sebagainya," paparnya.
Adapun rencana peneriban akan difokuskan di kawasan tujuh titik yakni Alun-alun, Jalan Dalem Kaum, Jalan Asia Afrika, Jalan Otista, Jalan Kepatihan, Jalan Dewi Sartika dan Jalan Merdeka. Kawasan tujuh titik ini menjadi titik fokus penertiban karena menjadi titik rawan.
"Yang menjadi langanan memang di tujuh titik pusat kota. Memang itu ada gula ada semut, biasanya di pusat keramaian yang menjadi langganan kerawanan ini. Itu menjadi fokus perhatian kita juga karena di situ selalu timbul berbagai macam gangguan keamanan ketertiban," kata Eddy.
Eddy berharap Operasi Terpadu Bandung Juara ini akan menjadi pembelajaran bagi warga Kota Bandung. Sehingga dapat ikut menciptakan Kota Bandung yang kondusif.
"Mudah-mudahan setelah lebaran ada evaluasi. Bisa saja hasil evaluasi ini selama tiga bulan bisa kita lakukan kembali, semacam operasi pengawasan di lapangan," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak