Cara Ridwan Kamil tanggulangi sampah di wilayah perbatasan

user
Muhammad Hasits 11 April 2016, 18:50 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Persoalan sampah di wilayah perbatasan menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Bandung. Untuk mengatasi persoalan tersebut Pemerintah Bandung menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menuturkan, pihaknya memiliki tradisi baru untuk menanggulangi persoalan sampah di wilayah perbatasan. Pemkot Bandung bersama Pemkab Bandung akan melakukan pengambilan sampah secara rutin di wilayah perbatasan.

"Jadi penanggulangan sampahnya itu kita sudah MoU dengan kabupaten. Salah satu poinnya menyepakati pengambilan sampah rutin di perbatasan. Sekarang sudah ada tradisi baru bahwa sampah di perbatasan akan diambil rutin, bukan hanya per problem," ujar Ridwan kepada wartawan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (11/4)

Pria yang akrab disapa Emil ini mencontohkan, pengambilan sampah di wilayah perbatasan secara rutin mulai dilakukan di Cigondewah.  Sampah-sampah yang dibuang oleh warga diangkut dengan oleh petugas dari PD Kebersihan.

Emil menyayangkan masih kurangnya kesadaran dari warga terkait perilaku membuang sampah. Sebab sebagian warga dari wilayah kabupaten masih membuang sampah di wilayah Kota Bandung.

"Cigondewah itu banyak sampah dari luar Bandung. Kami sudah 90 persen bersih tetap aja ada warga datang ngelempar tepergok karung karung sampah ke sana," katanya.

Dia berharap, untuk mengatasi persoalan sampah di wilayah perbatasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyatakat, kata Emil, harus ikut berperan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Kalau dalam urusan sampah tidak semata mata 100 persen tanggung jawab pemerintah. Kalau warganya masih membuang sampah sembarangan, masalah juga ga selesai-selesai," pungkasnya.

Kredit

Bagikan