Atasi sampah di sungai, Pemkot Bandung akan bangun bendungan sampah


Ridwan Kamil
Bandung.merdeka.com - Beragam upaya mulai dilakukan Pemkot Bandung untuk mengatasi permasalahan sampah di sungai. Pemkot Bandung bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum berencana membangun bendungan sampah dengan metode saringan sampah (trash rack).
Rencana itu disampaikan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil seusai menggelar pertemuan dengan Kepala BBWS Citarum Yudha Mediawan di Pendopo,Jalan Dalem Kaum, Selasa (29/3).
"Salah satunya dengan trash rack, jadi kayak bendungan sampah. Bendungan pengangkat sampah supaya sampah tidak bermuara di ujung," ujar Ridwan kepada wartawan.
Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan penanganan permasalahan sampah di sungai menjadi salah program prioritas pada tahun ini. Trash rack ini rencananya akan dibangun di sejumlah titik wilayah perbatasan.
"Saat inj kita sedang menyiapkan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai dasar hukum kerja sama dengan BBWS," katanya.
Di tempat yang sama, Kepala BBWS Citarum Yudha Mediawan mengatakan trash rack ini nantinya akan dipasang di sungai. Adapun cara kerja alat ini yakni menjaring sampah-sampah yang ada di sungai.
"Trash rack itu seperti saringan, kemudian ada motor mesinnya. Nanti dia dia bergerak keliling, ada jarinya. Ini yang nantinya sampah terangkut ke atas. Kemudian ada yang namanya conveyor dari karet ban berjalan yang membawa ke pinggir," ungkap Yudha.
Dengan teknologi tersebut, lanjut dia, sampah yang sudah dibawa ke pinggir tinggal diangkut oleh truk sampah untuk selanjutnya diangkut.
"Jadi nanti dump truck tinggal ambil," katanya.
Menurut Yudha, untuk membangun bendungan sampah tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar yakni sekitar Rp 20 miliar.Teknologi trash rack ini kata Yudha pernah dikembangkan BBWS di sungai Cibeet.
"Trash rack ini cukup mahal ya. Yang Kami pasang di cibeet kemarin hampir 20 miliar. Itu teknologi terbaru. Tapi kita coba yang desainnya lebih murah buatan lokal misalnya," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak