Tim PPK tangkap basah 78 orang yang membuang sampah sembarangan

Tim PPK
Bandung.merdeka.com - PD Kebersihan melalui Tim Patroli Pengawas Kebersihan (PPK) berhasil menangkap basah 78 orang. Mereka kedapatan membuang sampah sembarangan selama bulan Februari 2016. Para pelanggar yang tertangkap selanjutnya mendapat sanksi sosial yakni dengan mengunggah fotonya ke media sosial.
"Tim sudah mulai bergerak sejak Desember lalu. Selama Februari ada 78 orang yang tertangkap basah membuang sampah sembarangan. Kita berikan hukunan sosial dengan mengunggah foto pelanggar ke media sosial," ujar Dirut PD Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdiana saat dihubungi Juma, (4/3).
Deni menuturkan, puluhan pelanggar yang tertangkap basah tersebar di sejumlah titik di Kota Bandung. Setidaknya ada lima titik paling banyak tertangkap yakni di kawasan Dago, Cihampelas, Kosambi,Cicadas dan Cibaduyut.
"Saat tim melakukan patroli mereka tertangkap basah sedang membuang sampah. Ada yang membuang keresek besar, sampai ada yang pakai mobil. Biasanya dari restoran, buang sampah sembarangan terus kabur," katanya.
Dia mengungkapkan dengan pemberian sanksi sosial kepada warga yang membuang sampah sembarangan dinilai cukup efektif. Sebab dengan cara itu masyarakat pun akan malu untuk membuang sampah sembarangan.
"Karena orang Bandung itu daripada bayar denda, lebih jera kalau fotonya di-upload di media sosial. Mereka akan malu," ucapnya.
Untuk mengoptimalkan keberadaan tim PPK, Deni berencana untuk menambah personil pada tahun ini.
"Efektifnya kalo untuk Bandung minimal 100 personil. Kita berdayakan karyawan PD Kebersihan. Pak wali minta ditambah personil, rencananya kita akan ambil tenaga kontrak," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak