Percepat tanggulangi kebakaran, DPPK Bandung Bentuk Posko di 26 desa


Ilustrasi DPPK
Bandung.merdeka.com - Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (DPPK) Kota Bandung tahun ini akan membentuk posko kebakaran di 26 kelurahan di Kota Bandung. Hal ini dilakukan untuk mempercepat penanggulangan saat kebakaran yang terjadi.
Kepala Bidang Pencegahan DPPK Kota Bandung, Muntasir Umar mengatakan, pendirian posko di 26 kelurahan dipilih secara acak berdasarkan potensi kerawanan bencana kebakaran di satu wilayah. Terutama untuk kawasan-kawasan padat penduduk.
"Jadi kelurahan mana yang berdasarkan fakta kebakaran sering mengalami bencana kebakaran. Nanti kita bangun posko di situ," ujar Muntasir saat dihubungi, Sabtu (13/2).
Dia menuturkan, pihaknya juga telah memberi pelatihan kepada lebih dari 1000 relawan. Adapun para relawan ini terdiri dari masyarakat, linmas (perlindungan masyaraka) dan lembaga masyarakat dari 151 kelurahan di Kota Bandung yang dilatih menjadi anggota satuan kebakaran (Satkar).
Para angota satkar ini, lanjut Muntasir diberikan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam menyikapi api dan memadamkan api. Nantinya, di tiap poskonya ditempatkan 10 sampai 15 orang personel satkar.
"Kami juga nanti minta mereka untuk membagi, ada yang piket sampai malam. Kalau ada kebakaran besar malam hari, satkar ini yang harus menghubungi kami," ucapnya.
Adapun untuk bangunan posko kebakaran sendiri lanjut Muntasir bisa menggunakan tempat kantor kelurahan maupun balai RT/RW. Pihaknya pun mendesak aparat kewilayahan baik kecamatan maupun kelurahan mau menganggarkan untuk pengadaan alat-alat kebakaran.
"Minimal, katanya, setiap posko kebakaran kelurahan memiliki APAR (Alat Pemadaman Api Ringan). Kalau penyediaan dari kami kan tidak mungkin. Kan bisa dianggarkan menggunakan dana PIPPK untuk program pencegahan kebakaran," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak