Kota Bandung diminta serius dapatkan retribusi parkir

Talkshow Menanti Laju Kadishub Baru
Bandung.merdeka.com - Ketua Komisi C DPRD Kota Banung Entang Suryana meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung serius mengejar target retribusi parkir yang potensinya sangat besar. Tahun ini target yang harus dicapai Pemkot Bandung sebesar Rp 80 Miliar.
Menurut Entang, target itu jauh lebih besar dari target tahun lalu yang hanya Rp 9 miliar. Namun target tahun lalu tidak terealisasi.
“Retribusi sekarang ditinggikan hampir Rp 80 Miliar. Ini pekerjaan rumah besar,” kata Entang, dalam talkshow “Menanti Laju Kadishub Baru” di PR FM, Bandung, Jumat (12/2).
Ia menyangsikan target tersebut bisa tercapai jika tidak dibarengi dengan kinerja serius khususnya oleh Dishub Kota Bandung. Mengingat target tahun lalu pun yang sebesar Rp 9 Milyar tidak tercapai. “Apalagi tahun ini Rp 80 Miliar,” katanya.
Tugas berat untuk merealisasikan target tersebut ada di tangan Kepala Dishub Kota Bandung yang baru menjabat, yakni Didi Ruswandi.
Entang menuturkan, sejak dirinya menjadi anggota dewan sudah hampir empat kali mengalami pergantian Kadishub Kota Bandung. Selama gonta-ganti tersebut tidak pernah mencapai target raihan retribusi. “Sebenarnya sistemnya sudah ada, eksekuainya saja yang belum,” katanya.
Ia menduga, ada kebocoran dalam retribusi parkir di antaranya banyaknya parkir liar yang tidak masuk retribusi.
Kadishub Didi Ruswandi mengatakan, untuk meningkatkan retribusi dan sejumlah pekerjaan rumah bidang perhubungan di Kota Bandung pihaknya akan melakukan sinergi dengan berbagai pihak terkait.
Di bidang penegakan hukum, kata dia, Dishub harus menjalankan koordinasi dengan Satpol PP dan kepolisian. Domain Satpol PP dan kepolisian, kata dia, di antaranya menindak parkir liar. “Kita akan meningkatkan operasi bersama untuk menyelesaikan hal itu,” katanya.
Untuk penegakan hukum Dishub Kota Bandung akan menambah jumlah penyidik. Selama ini jumlah penyidik hanya satu tim saja. Selain itu, tarif parkit di Kota Bandung juga dinaikan.
“Kemarin kita hanya punya satu penyidik, besok-besok akan ada tim tambahan dari kepolisian,” ujar Didi.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak