Pemkot Bandung revitalisasi kawasan Tegalega, begini wujudnya

Proyek revitalisasi kawasan Tegalega
Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pemakaman dan Pertamanan (Diskamtam) akan segera merevitalisasi kawasan Tegalega pada tahun ini. Kawasan seluas 16 hektar ini akan ditata menjadi lebih modern dengan mengusung konsep "Future Park".
Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Arief Prasetya mengatakan, konsep revitalisasi kawasan Tegalega akan tetap dibuat dengan mengusung ruang terbuka publik. Sejumlah sarana akan diperbaiki namun tetap tidak mengubah kawasan konservasi.
"Konsepnya kita akan tetap membuat ruang terbuka publik, tanpa mengubah kawasan konservasi yang berada di kawasan Tegalega. Kawasan konservasi itu yang ada tanaman yang ditanam 105 kepala negara Asia-Afrika. Itu tidak bisa diganggu gugat," ujar Arief kepada Merdeka Bandung saat ditemui di kantornya, Jalan Pandu, belum lama ini.
Dia mengatakan, penataan akan dilakukan untuk beberapa bagian yang meliputi area plaza untuk upacara, plaza Tugu Bandung Lautan Api (BLA), termasuk bagian kolam renang.
"Plaza akan kita rubah, tidak menggunakan paving block lagi tapi mengunakan granit. Kemudian kita akan bangun skybridge untuk pejalan kaki dan di beberapa titik juga ada sumur resapan ," katanya.
Arief mengungkapkan, untuk pembangunan kawasan Tegalega ini akan dibagi ke beberapa tahap. Untuk tahap satu pihaknya menganggarkan dana Rp 19 miliar dari pos APBD. "Sekarang lagi persiapan lelang. Desainnya sudah ada," kata dia.
Arief menambahkan, selain melakukam revitalisasi, pihaknya juga akan membangun menara yang akan dijadikam kantor UPT taman konservasi Tegalega dan sarana komersial.
"Di situ nanti jadi kantor UPT taman konservasi Tegalega. Kemudian juga ada ruang diorama, ruang auditorium, ruang aula. Di atas menaranya nanti ada kolam renang, di bawahnya lagi ada restoran. Karena biayanya sangat tinggi rencananya mau dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Tapi itu nanti, belum sekarang," ujar Arief.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak