Pemkot Bandung gelontorkan Rp 7 miliar biaya pemeliharaan taman


Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pemakaman dan Pertamanan (diskamtam) pada tahun ini menggelontorkan dana sebesar Rp 7 miliar untuk pemeliharaan taman di Kota Bandung. Anggaran sebesar Rp 7 miliar ini bersumber dari pos APBD.
Kadiskamtam Kota Bandung Arief Prasetya mengatakan dana ini akan digunakan untuk biaya pemeliharaan seluruh taman yang ada di Kota Bandung. Adapun biaya pemeliharaan seperti penggantian tanaman serta membayar upah pegawai harian lepas (PHL) yang bertugas menjaga dan merawat taman
"Dana ini digunakan untuk penggantian tanaman yang mati, penyulaman istilahnya. Untuk sistem pemeliharaan kami kan juga memperkerjakan PHL atau park ranger yang kerjanya membersihkan taman, menyapu dan mengontrol fasilitas yang ada di taman seperti kursi, meja dan beragam failitas lain," ujar Arief kepada Merdeka Bandung, belum lama ini.
Dia mengungkapkan sesuai dengan instruksi wali kota, tahun 2016 ini difokuskan sebagai tahun pemeliharaan taman. Meskipun pihaknya akan kembali membangun taman tematik pada tahun ini.
"Perbandingannya 60:40. 60 untuk pemeliharaan, dan 40 untuk pembangunan. Pak Wali Kota sudah menekankan bahwa tahun ini sebagai tahun pemeliharaan. Taman taman yang sudah direvitalisasi harus dijaga kondisinya. Sehingga terus bisa digunakan oleh masyarakat Bandung," kata Arief.
Menurut Arief, jumlah anggaran pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2015 lalu, anggaran untuk pemeliharaan taman sebesar Rp 5 miliar, sementara tahun ini sebesar Rp 7 miliar. Sehingga naik sebesar Rp 2 miliar.
"Ini juga termasuk dengan yang di pulo-pulo jalan dan median jalan. Kita terus pelihara agar standar konstan," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak