Ridwan Kamil mengaku dibohongi sama anak buahnya


Bandung.merdeka.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku kecewa dengan kinerja salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkot Bandung yakni PD Pasar Bermartabat. Dia mengungkapkan kinerja PD Pasar selama hampir 2,5 tahun di bawah pemerintahannya dianggap tidak mengalami perkembangan.
Salah satu kekecewaan terberat yang dirasakan Ridwan yakni terkait belum berjalannya revitalisasi Pasar Sarijadi. Padahal sebelumnya, acara seremonial peletakan batu pertama (groundbreaking) telah dilakukan pada tahun 2014 lalu. Sedianya Pasar Sarijadi akan direvitalisasi menjadi pasar tematik sayuran.
"Saya tuh kesel semua reformasi berjalan, tapi ada beberapa unit kerja yang tidak gerak sudah 2,5 tahun. Kan dulu saya teh groundbreking di Sarijadi. Sugan saya teh kan sudah beres kan ternyata kan belum (saya pikir sudah beres ternyata belum). Itu kan diboongin," ujar Ridwan kepada Merdeka Bandung, Selasa (26/1).
Ridwan mengungkapkan, selain belum berjalannya revitalisasi Pasar Sarijadi, sebenarnya banyak masalah yang membelit di PD Pasar. Namun dia tidak merinci terkait masalah yang dimaksud. "Problemnya itu ga bisa satu satu dibahas. Problem PD Pasar teh banyak pisan. Saya hitung ada lebih dari 12," katanya.
Bahkan saking kesalnya, pria yang akrab disapa Kamg Emil ini memplesetkan nama PD Pasar Bermartabat menjadi PD Pasar bermasalah. "Intinya PD Pasar bermasalah, bukan bermartabat," sebut Emil.
Emil mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kinerja PD Pasar termasuk jajaran direksi. "Kan sedang saya review. Dari semua BUMD yang paling saya kecewa itu PD Pasar. Jadi dalam waktu dekat akan saya evaluasi termasuk direksinya sudah saya tegur," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak