Cat yang dipakai manusia silver mengandung zat berbahaya


Bandung.merdeka.com - Manusia Silver melumuri seluruh tubuhnya dengan cat berwarna silver (perak) dari ujung rambut hingga ujung kaki. Penampilan para manusia silver yang 'nyentrik' ini tidak lain untuk menarik perhatian masyarakat agar memberikan sumbangan kepada mereka.
Namun di balik penampilan mereka yang nyentrik, rupanya tersimpan bahaya bagi kesehatan. Sebab cat yang mereka gunakan untuk melumuri hampir seluruh tubuhnya diduga mengandung bahan-bahan kimia berbahaya memang tidak diperuntukan untuk kulit.
"Dari catatan dinas kesehatan, cat yang mereka gunakan terbuat dari bahan kimia yang memang tidak dirancang untuk bersentuhan langsung dengan kulit manusia. Kulit manusia berfungsi untuk melindungi tubuhnya, kemudian ditempelkan zat kimia. Tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan mereka," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara kepada Merdeka Bandung, Selasa (19/1).
Ahyani mengatakan, cat berwarna perak yang biasa digunakan oleh para 'manusia silver' di Bandung memiliki dampak serius bagi kesehatan. Untuk dampak jangka pendek, akan mengakibatkan iritasi pada kulit kemudian memerah dan terasa panas. Sementara untuk jangka panjang dapat mengakibatkan penyakit serius seperti ginjal dan kanker.
"Cat itu kan ada unsur kimia logam dan sebagainya. Itu bisa menyerap melalui kulit kemudian masuk ke darah. Di jangka panjang bisa merusak ginjal, karena ada zat kimia tadi yang masuk melalui darah," katanya.
Ahyani mengungkapkan, pihaknya telah berkali-kali mengingatkan kepada para 'manusia silver' tentang bahaya cat yang mereka gunakan terhadap kesehatan. Namun rupanya imbauan dari dinas kesehatan tak digubris oleh mereka.
"Kami berkoordinasi dengan Dinsos untuk memberikan penjelasan kepada mereka (manusia silver) dari sisi kesehatannya. Apalagi mereka membeli cat di toko-toko biasa. Untuk jangka pendek mungkin tidak terasa langsung, efek jangka panjang mungkin akan baru terasa," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak