BMKG ingatkan cuaca ekstrem di Kota Bandung


Ilustrasi hujan
Bandung.merdeka.com - Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang terjadi saat memasuki musim hujan seperti sekarang. BMKG memprediksi potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir serta angin kencang kemungkinan akan terjadi hingga puncak musim hujan pada Februari hingga Maret mendatang
"Cuaca masih sporadis, tidak menentu. Dengan kondisi kemarin misalnya, tidak ada hujan sama sekali kemudian tiba-tiba hujan lebat. Atau kondisi hari ini sangat terik, kemudian menjelang siang ke sore hujan lebat. Itu yang harus diwaspadai. Jadi cuacanya tidak menentu," ujar Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Kota Bandung Muhammad Iid kepada Merdeka Bandung, Selasa (19/1).
Iid mengatakan, suhu muka laut di wilayah Jabar saat ini mulai menghangat. Di situ lah potensi terbentuknya awan cumulonimbus (CB) cukup tinggi. Dalam awan CB itu lanjut Iid, berpotensi terjadinya cuaca-cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang hingga puting beliung.
"Bulan Januari hingga Juni diprediksi suhu muka air laut di sekitar wilayah Jawa Barat menghangat. Potensi awan itu (CB) cukup tinggi. Meskipun pada Februari anginnya mulai melemah, tetapi dampak El Nino masih kuat," kata Iid.
Iid menambahakan, puncak musim hujan diprediksi akan terjadi pada Februari hingga Maret mendatang. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu dapat terjadi hingga puncak musim hujan.
"Perkiraan Februari hingga Maret bisa puncaknya. Biasanya selama musim hujan perlu diwaspadai terutama saat puncak musim hujan. Karena curah hujan akan tinggi dan cenderung rawan banjir," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak