Cable Car tak jadi diresmikan Ridwan Kamil tunggu surat Gubernur Jabar

Cable Car
Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung sudah bersiap untuk mewujudkan prototype proyek cable car (kereta gantung) di Kota Bandung. Namun pembangunan proyek yang bernama Cable Car Bandung Skybridge ini belum dimulai, karena belum keluarnya surat rekomendasi dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
" Tidak masalah. Sekarang kan Saya hanya menunggu waktu surat (rekomendasi) dari provinsi saja,"ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil kepada Merdeka Bandung saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Senin (11/1).
Pemkot Bandung sudah mengirim surat permohonan kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk memberikan surat rekomendasi terkait pembangunan prototype cable car sepanjang 800 meter yang akan menghubungkan Dago dan Cihampelas pada Desember lalu. Namun surat rekomendasi itu tak kunjung keluar, hingga membuat acara peletakan batu pertama proyek tersebut mundur dari rencana semula yakni 30 Desember 2015 lalu.
" Saya sudah targetkan Pak Sekda untuk berkomunikasi (dengan provinsi). Karena segala prosedur sudah ditempuh, di RDTR sudah ada jalurnya, kajian juga sudah ada. Jadi Saya tunggu kabar dari pak Sekda saja,"ucapnya.
Ridwan mengaku tidak merasa dihalang-halangi untuk merealisasikan proyek tersebut. Ridwan mengatakan dirinya hanya menaati segala aturan dam prosedur yang berlaku.
" Saya tidak bilang begitu yah (dihalang-halangi). Saya senang dengan pelayanan provinsi, luar biasa. Tolong dikutip, kami ikut aturan prosedur,"pungkasnya.
Seperti diketahui, prototype cable car ini sendiri dikembangkan oleh PT Aditya Dharmasaputra Persada Development. Prototype cable car sengaja dipajang oleh Wali Kota Bandung di Balai Kota untuk memberitahukan masyarakat mengenai moda transportasi masa depan di Kota Bandung ini.
Cable car ini rencananya dapat mengangkut 10 orang. Proyek yang diperkirakan akan menelan dana 8 juta Euro atau Rp 120 miliar lebih ini dibuat dengan mengandeng perusahaan asal Austria.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak