Warga Bandung, begini detail rencana pelebaran Jalan Pandu-Pasteur

user
Farah Fuadona 08 Januari 2016, 14:30 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP). Akan melakukan pelebaran jalan alternatif dari Jalan Pandu ke Jalan Dr. Djunjunan (Pasteur). Proyek pelebaran jalan ini melewati kawasan empat pemakaman umum (TPU) Kristen Pandu yang berasa di kawasan Jalan Pandu.

Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung Iskandar Zulkarnaen mengatakan pelebaran jalan yang akan dibangun, dimulai dari perempatan Jalan Pandu-Jalan Kurawa hingga Jalan Pasteur. Adapun untuk panjang jalan 509 meter dan lebar 7 meter serta trotoar 5 meter.

Menurut Iskandar, jalan sepanjang 500 meter tersebut akan dibeton.

"Untuk jalannya akan dibeton, karena eksiting di sana berupa tanah. Jadi harus dilakukan pengerasan jalan," ujar Iskandar kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jumat (8/1/).

Dia menuturkan, akses jalan dari Jalan Pandu menuju Pasteur sebenarnya telah ada. Namun hanya cukup untuk kendaraan roda dua.

"Dari gerbang makam di Jalan Pandu hingga pemakaman Belanda itu jalannya sekitar 4 meter. Namun dari Pemakaman Belanda hingga Jalan Pasteur hanya selebar 1,5 meter. Nah jalan inilah yang akan diperlebar, sehingga nanti bisa cukup untuk mobil," katanya.

Sementara untuk akses jalan, dapat dilewati dari arah Jalan Pajajaran maupun Jalan Pasteur. Jika dari arah Jalan Pajajaran dapat melalui Jalan Pandu ataupun Jalan Baladewa. Sementara dari Jalan Pasteur hanya dapat diakses melalui Jalan Pasteur yang mengarah ke jalan tol. Sebab jika dari arah tol menuju arah timur, kendaraan harus memutar balik terlebih dahulu.

Iskandar mengungkapkan, saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Dinas Pemakaman dan Pertamanan. Sebab di jalur pelebaran jalan tersebut melewati makam yang harus dipindahkan.

"Ada 700 makam yang harus dipindahkan dari rencana semula 672 makam. Jumlah makam yang harus dipindahkan bertambah, karena ada pelebaran pintu gerbang yang di Pasteur," pungkasnya.

Kredit

Bagikan