Ini cara Ridwan Kamil benahi sistem retribusi sampah

Ridwan Kamil
Bandung.merdeka.com - Benahi Sistem Persampahan di Kota Bandung, Ridwan Kamil Wacanakan Sistem Retribusi Berkeadilan, Seperti apa?
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memberikan arahan saat menggelar rapat kerja bersama PD Kebersihan Kota Bandung di The Green Forest Resort, Jalan Sersan Bajuri, Kota Bandung, Kamis (7/1).
Dalam rapat kerja yang dihadiri jajaran direksi PD Kebersihan, Ridwan melemparkan wacana sistem retribusi berkeadilan dalam mengelola sampah di Kota Bandung. Dengan sistem ini, setiap orang bertanggung jawab terhadap sampahnya sendiri.
Dia menilai selama ini ada yang salah dalam pemungutan retribusi yang dilakukan PD Kebesihan.
"Selama ini PD Kebersihan menagih retribusi per kepala keluarga. Bagaimana jika yang anggota keluarganya banyak, rumahnya besar, nyampahnya banyak dibandingkan keluarga kecil masa biayanya harus disamakan?," ujar Ridwan.
Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan yang seharusnya dilakukan yakni melakukan pemungutan per kapita. Artinya setiap kepala bertanggung jawab terhadap sampahnya sendiri.
"Bisa dibayangkan jika penduduk Bandung dihitung dua juta jiwa per orang, membayar sedikitnya dua ribu rupiah per bulan. Maka akan di dapat Rp 4 miliar per bulan dikali setahun hasilnya Rp 48 miliar. Itu bisa dilakukan dengan syarat pelayanan optimal dari PD Kebersihan," ucap Emil.
Selain itu lanjut dia, yang seharusnya mengurus sampah dari rumah ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) adalah jaringan dari PD Kebersihan sendiri, bukan dari RW.
"Saya melihat sistem retribusi yang dilakukan PD Kebersihan saat ini kurang baik. Di tingkat RW memungut retribusi kurang profesional sehingga angkanya ada yang beda-beda. Saran saya tidak boleh ada masyarakat, yang memungut harus oleh PD Kebersihan, dan PD Kebersihan membayar tukang sampah dari rumah ke TPS, tidak hanya dari TPS ke TPA," paparnya
Namun di sisi lain, Emil mengaku mengapresiasi dengan capaian kinerja PD Kebersihan Kota Bandung yang berhasil mereformasi tata kelola sampah sehingga Bandung dapat meraih adipura.
"Dari empat BUMD yang paling membahagiakan saya adalah kineja PD Kebersihan. PD Kebersihan mempunyai inovasi yang banyak, para pemimpinnya mau terjun langsung kelapangan, prestasi 2015 harus lebih ditingkatkan," jelasnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak