Khasiat luar biasa tokek, dipercaya bisa bunuh kanker dan AIDS


Tokek
Bandung.merdeka.com - Sebagian orang bergidik saat melihat tokek. Namun ada juga yang tidak, bahkan sengaja memeliharannya karena bisa menghasilkan keuntungan luar biasa besar. Binatang yang termasuk jenis reptil dengan nama ilmiah Gekko, ini dipercaya memiliki khasiat luar biasa besar sehingga mempengaruhi harga jualnya yang tidak masuk akal.
Perlu Anda ketahui, harga tokek bervariasi sesuai ukuran, mulai dari ratusan ribu, jutaan, sampai miliaran. Ternyata, alasan utama yang membuat harga tokek melambung karena kepercayaan bahwa tokek bisa menjadi obat kanker dan HIV/AIDS.
Tokek memang sering dipakai dalam pengobatan tradisional China (Traditional Chinese Medicine/TCM). Uji ilmiah tentang kandungan zat dalam tubuh tokek pernah dilakukan oleh tim yang diketuai Profesor Wang dari Universitas Henan, China. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa tokek memiliki efek anti-tumor.
Sifat anti-tumor ini ditunjukkan melalui kemampuan menghambat tumor dengan cara memperkuat energi tubuh. Hasil penelitian menunjukkan zat aktif tokek tidak hanya meningkatkan respon sistem kekebalan tubuh dari suatu organisme, tetapi juga menginduksi sel-sel tumor apoptosis (yang membunuh dirinya sendiri), serta menekan ekspresi protein VEGF dan bFGF yakni faktor pendukung berkembangnya kanker.
Uji khasiat tokek memberikan metode pengobatan baru dalam penyakit kanker. Selama ini pengobatan kanker selalu menggunakan metode kemoterapi, yang memiliki kelemahan karena tidak dapat secara selektif menyerang sel kanker, hingga dapat memengaruhi zat anti-kanker itu sendiri.
Berdasar temuan tentang manfaat daging tokek, maka para ahli pengobatan China telah menggunakan metode lebih efektif lagi yang diintegrasikan dengan Traditional Chinese Medicine (TCM) plus kemoterapi. Temuan itu dimuat dalam World Journal of Gastroenetrology pada 7 Juli 2008.
Beberapa khasiat tokek diantaranya; lidah tokek bisa menjadi obat AIDS, dengan catatan tokek harus di atas 3 ons dan masih keadaan hidup; empedunya mengalami kristalisai yang dipercaya sebagai Obat AIDS; empedunya juga menghasilkan senyawa anti-tumor dan kanker dengan cara menaikkan kekebalan tubuh; daging tokek juga dipercaya banyak orang merupakan obat gatal.
Secara medis khasiat dari tokek untuk menyembuhkan penyakit AIDS memang masih belum terbukti secara ilmiah. Data dari WHO sejauh ini juga menyebutkan belum ditemukan obat khusus untuk mengobati AIDS.
Beberapa tokek yang memiliki nilai jual tinggi adalah Stone Gecko, Tokek Hutan, dan Giant Gecko. Seekor Tokek Hutan harganya bisa mencapai Rp 50 juta, seekor Stone Gecko harganya bisa mencapai Rp 500 juta, dan seekor Giant Gecko bisa mencapai harga Rp 3 miliar.
(Diolah dari berbagai sumber)
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak