Unjani Beri Edukasi Bagi Apoteker Pahami Tentang Olahraga dan Suplemen Pria

Witjaksono
Bandung.merdeka.com - Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Witjaksono mengatakan, Unjani menggelar seminar nasional farmasi ke empat. Seminar ini secara khusus ditujukan untuk para apoteker dengan memberikan edukasi lebih dalam mengenai olahraga dan suplemen bagi pria.
Olahraga merupakan aktivitas untuk melatih tubuh seseorang baik secara jasmani maupun rohani. Semakin sering kita melakukan olahraga, maka akan semakin sehat pula tubuh kita.
Selain itu juga dapat membuat tubuh kita tidak mudah terserang berbagai penyakit dan gangguan kesehatan lainnya. Apoteker sebagai salah satu tenaga kesehatan mempunyai peranan penting terkait dengan perannya dalam pemberian informasi penggunaan obat khususnya obat yang digunakan untuk meningkatkan stamina.
"Seminar Nasional Farmasi UNJANI ke empat merupakan sebagai wadah untuk para peneliti dan praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitiannya serta memberikan informasi kepada para apoteker, tenaga kesehatan lain dan masyarakat luas tentang bagaimana memanfaatkan ilmu farmasi khususnya dalam bidang olahraga di Indonesia,” kata Witjaksono kepada Merdeka Bandung.
Berdasarkan hal tersebut maka Fakultas Farmasi Unjani mengadakan Seminar nasional dengan tema ‘Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakt Melalui Olahraga dan Supplemen yang Tepat.
Kegiatan dikemas dalam Seminar Farmasi Unjani ke-4 (SNIFA 4). Seminar Nasional Farmasi Unjani ke 4 tahun 2019 adalah Seminar yang rutin dilaksanakan oleh Fakultas Farmasi Unjani yang bekerja sama dengan Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Provinsi Jawa Barat.
"Kegiatan Seminar Nasional Farmasi Unjani bertujuan memahami lebih jauh tentang olahraga dan pengaruh penggunaan obat-obat peningkat stamina pada olahragawan sehingga masyarakat menjadi paham dalam penggunaan obat-obat tersebut," jelasnya.
Seminar ini diikuti oleh lebih dari 400 orang, peserta pemakalah diikuti oleh 63 orang pemakalah yang terdiri dari 23 pemakalah oral dan 40 pemakalah poster.
Peserta merupakan para praktisi di Industri Farmasi, Apotek, Klinik, Puskesmas, dan Rumah Sakit serta mahasiswa dan dosen dari berbagai Perguruan Tinggi di antaranya Fakultas Farmasi Unjani, Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, Fakultas Farmasi serta Universitas Padjadjaran.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak