Pemkot Bandung Godok Perwal Pengurangan Kantong Plastik

Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tengah menyiapkan peraturan wali kota (Perwal) yang berisikan mengenai kebijakan pengurangan kantong plastik. Perwal ini akan menjadi petunjuk implementasi dari Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung nomor 17 tahun 2012 tentang pengurangan kantong plastik.
"Saat ini masih bersifat rancangan peraturan wali kota yang masih dalam proses pembahasan," kata Kepala DLHK Kota Bandung Salman Fauzi saat dihubungi, Rabu (5/12).
Menurutnya perwal akan berisi konsep dan petunjuk penerapannya. Mulai dari upaya-upaya pengendalian penggunaan kantong plastik di Kota Bandung.
Selain petunjuk teknis, ia menyebutkan ada substansi tentang kesanggupan pelaku usaha dan penyedia kantong plastik memberikan alternatif kantong lainnya. Salah satunya kantong plastik yang ramah lingkungan ataupun kantong belanja yang bisa berkali-kali dipakai.
Menurut Salman untuk tahap awal, kebijakan ini baru bersifat himbauan agar ritel dan masyarakat bersama- sama mengurangi penggunaan kantong plastik. Bukan hanya untuk pengusaha tapi juga masyarakat umum hingga pedagang.
"Pengurangan kantong plastik dicoba bertahap diawali dari pusat perbelanjaan kemudian ke pasar tradisional karena di pasar tradisional yang banyak meggunakan kantong plastik," ucapnya.
Disinggung beredarnya banner larangan Pemkot Bandung dalam penggunaan kantong plastik pada Desember ini, ia mengaku pihaknya belum memberlakukan hal tersebut. Saat ini aturan tersebut masih bersifat anjuran atau imbauan. Sehingga belum ada sanksi yang diberlakukan.
"Pengurangan Penggunaan kantong plastik tesebut akan dilakukan di semua lini, tapi bertahap. Untuk tahap sekarang masih imbauan atau anjuran," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak