Reuni Aksi 212, Ada Rekayasa Pola Operasi Tuk 25 Kereta Api

user
Endang Saputra 01 Desember 2018, 19:44 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan menggelar Reuni Akbar Aksi 212 untuk kedua kalinya di kawasan Monumen Nasional pada hari Minggu (2/12), Jakarta. Dimana kegiatan tersebut diperkirakan menghadirkan ribuan massa yang akan berkumpul di seputaran kawasan Monas.

Tentunya hal itu juga akan berdampak pada kondisi lalu lintas di kawasan tersebut, terutama untuk mengakses Stasiun Gambir. Maka dari itu, PT KAI Daop 1 Jakarta melakukan rekayasa pola operasi pada pemberangkatan 25 KA dari Stasiun Gambir untuk mengantisipasi para penumpang yang kesulitan berangkat dari Stasiun Gambir.

Rekayasa pola operasi tersebut yakni dengan memberhentikan luar biasa (BLB) pemberangkatan ke 25 KA tersebut di Stasiun Jatinegara untuk proses naik penumpang. Operasi rekayasa pemberangkatan KA ini berlaku mulai dari keberangkatan KA 20 (Argo Parahyangan) keberangkatan pukul 05.05 WIB sampai dengan KA 7060 (Argo Parahyangan) keberangkatan pukul 18.00 WIB.

"Hal ini dilakukan untuk memudahkan calon penumpang yang kesulitan menuju Stasiun Gambir, jadi kita memberikan alternatif untuk naik dari Stasiun Jatinegara. Dan PT KAI juga telah menyiagakan petugas untuk membantu pelayanan penumpang disana," ucap Edy Kuswoyo, Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta dari keterangan tertulis yang diterima Merdeka Bandung, Sabtu (1/12).

Rekayasa pola operasi ini tidak akan berjalan dengan baik bila tanpa kerja sama dengan calon penumpang. Maka, PT KAI pun menghimbau agar calon penumpang dapat mengantisipasi dengan memperkirakan waktu keberangkatan KA-nya, sehingga tidak tertinggal.

Selain itu, diingatkan kembali agar calon penumpang memastikan nama yang tertera pada tiket atau kode booking sesuai dengan nama yang tertera pada kartu identitas.

Kredit

Bagikan