Insentif Guru Ngaji di Kota Bandung Hanya Rp 3 Juta Per Tahun

Latief
Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung terus menggencarkan program Magrib Mengaji. Di bawah pemerintahan Pasagan Oded M Danial-Yana Mulyana, program ini semakin masif. Apalagi pasangan Oded-Yana mengusung visi 'agamis' dalam pemerintahannya.
Kepala Sub Bagian Bina Sosial Keagamaan Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Kota Bandung, Latief mengatakan, pelaksanaan program magrib mengaji sudah masif dilakukan di seluruh masjid yang ada di Kota Bandung yang berjumlah 3.802.
"Peningkatan program keagamaan menjadi salah satu visi pemerintahan saat ini. Semua masjid di Bandung yang berjumlah 3.802 sudah melaksanaka hal itu (program magrib mengaji)," ujar Latief kepada wartawan di Taman Sejarah, Kamis (22/11).
Menurut Latief, pihaknya juga membuat kurikulum khusus dalam penerapan program Magrib Mengaji ini. Pihaknya menggandeng Kementrian Agama untuk merumuskan kurikulum program magrib mengaji.
"Kami dari bagian Kesra juga bekerjasama dengan kemenag kota Bandung untuk membuat kurikulum dalam program ini. Sesuai dengan tupoksi keagamaan, kita tentunya menggandeng dari Kemenag," katanya.
Latief mengungkapkan, pihaknya juga memberikan insentif untuk para guru ngaji di Kota Bandung. Besaranya yakni Rp 3 juta per tahun.
"Kita juga ada insentif yang diberikan kepada para guru ngaji. Tahun 2017 kita memberikan insentif kepada 2 ribu guru ngaji. Besarannya Rp 3 juta per tahun," ucapnya.
Tahun depan pihaknya juga kembali memberikan insentif kepada para guru ngaji. Namun jumlah penerimanya bertambah yakni 6 ribu guru ngaji.
"Tahun depan memberikan imsentif pepada 6 ribu (guru ngaji).Besarannya sama Rp 3 juta per tahun," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak