Budi Dalton dipercaya jadi kurator Museum Kota Bandung

Budayawan Budi Dalton
Bandung.merdeka.com - Budi Dalton, budayawan yang belakangan ini terjun ke dunia akting ini dipercaya menjadi seorang kurator pada Museum Kota Bandung di Jalan Aceh. Ia mengaku kaget. Soalnya, ia mempertanyakan perihal kompetensinya atas penunjukannya sebagai seorang kurator.
"Saya kaget, kemudian saya tanya apa kompetensi saya sampai ditunjuk sebagai seorang kurator? Soalnya saya hanya seorang dosen biasa. Tapi, katanya saya bisa menceritakan budaya dimasa saya hingga sekarang," ujar Budi kepada Merdeka Bandung saat ditemui dalam acara penandatanganan prasasti Museum Kota Bandung, Rabu (31/10).
Bicara soal museun, Budi mengaku bahwa kini pemerintah harus berupaya ekstra untuk menjadikan museum sebagai tempat yang menarik untuk dikunjungi. Stigma mengenai museum merupakan tempat yang sepi dan menyeramkan harus bisa dihilangkan.
"Anak muda sekarang kurang tertarik kepada museum. Makanya Museum Kota Bandung ini dijadikan sebagai ruang data dan visual dengan kemasan menarik. Kalau dibuat biasa saja, tentunya susah membuat pengunjung untuk datang," kata dia.
Perihal kehadiran Museum Kota Bandung yang menjadi tempat sejarah potret Kota Kembang dari masa ke masa ini tentunya harus bisa merepresentasikan Bandung menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakatnya.
"Bikin museum itu enggak susah, tapi membuatnya menarik itu susah. Makanya kami di sini banyak diskusi agar bagaimana membuat ini lebih menarik. Saya yang dipercaya sebagai kurator tentu akan memberikan yang terbaik yang saya bisa," kata Budi yang juga merupakan Presiden komunitas Bikers Brotherhood itu.
Didapuknya Budi menjadi seorang kurator ini menurut Ketua Museum Kota Bandung, Hermawan Rianto ini karena memang Budi merupakan seorang budayawan dan pengajar yang mampu memberikan sumbangsih atas sejarah Kota Kembang.
"Budi Dalton, beliau musisi, budayawan, dan pengajar. Museum ini mengangkat sisi budaya dan menurut kami Budi Dalton adalah tokoh yang mampu menjembatani budaya masa lalu dengan hari ini. Ada begitu banyak saran yang disampaikan oleh beliau kepada kami. Itulah alasan kami mempercayakan beliau sebagai kurator," jelas Hermawan.
Sementara itu, dibukanya Museum Kota Bandung untuk umum, kata Hermawan, tak lepas dari dukungan Djarum Foundation. Soalnya, pihak Djarum Foundation telah mengeksekusi ruang pamer di Museum Kota Bandung hingga berlangsungnya penandatangan prasasti hari ini.
"Kami sangat berterimakasih kepada Djarum Foundation telah mengeksekusi ruang pamer kami sehingga hari ini sampai pada penandatanganan prasasti, dan ruang pamer kami sudah siap untuk dilihat secara visual," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak