Pasca pembakaran bendera tauhid, Oded minta warga Bandung jaga kondusivitas

Wali Kota Bandung Oded Mohamad Danial
Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas pasca insiden kasus pembakaran bendera tauhid di Garut beberapa waktu lalu. Kasus tersebut saat ini sudah ditangani oleh kepolisian, sehingga masyarakat diminta untuk mempercayakan penuntasan kasus tersebut kepada aparat keamanan.
Hal itu menjadi salah satu benang merah dalam acara silaturahmi dengan Forkominda dan organisasi masyarakat (ormas) di Pendopo Kota Bandung, Rabu (24/10). Dalam acara ini dihadiri oleh para pimpinan dari unsur kepolisian, TNI, MUI, dan unsur lainnya.
Wali Kota Bandung Oded Mohamad Danial mengatakan, silaturahmi ini dilakukan sebagai bentuk sinergitas antar unsur pimpinan dalam menjaga kondusivitas di Kota Bandung. Menurut dia, salah satu yang dibahas yakni menyikapi insiden pembakaran bendera tauhid di Garut.
"Ya tadi sebagaimana disampaikan arahan-arahan baik dari Pak Ketua MUI, Pak Kapolrestabes, Pak Dandim, kita menginginkan Kota Bandung tetap kondusif. Oleh karena itu urusan-urusan persoalan yang terjadi di Garut kan sudah ditangani sekarang. Kita sangat mendukung bagaimana penuntasan kasus itu oleh yang berwajib. Di Bandung harapannya tetap kondusif," ujar Oded kepada awak media di Pendopo.
Oded mengungkapkan, dirinya sempat mendapatkan informasi adanya gejolak di tengah masyarakat pasca insiden yang terjadi di Garut. Namun, pihaknya bersama unsur Forkompinda langsung bergerak untuk meredam gejolak tersebut.
"Kemarin sih ada sedikit riak-riak, tapi baru saling komunikasi saja. Kebetulan saya dan Pak Kapolres juga harus cepet tanggap, kita langsung rapat dengan beliau. Laporan teman-teman ormas islam juga alhamdulillah mudah-mudahan tidak (terjadi gejolak)," kata dia.
Oded sendiri mengaku menyayangkan adanya insiden tersebut. Menurut dia, Kota Bandung harus bisa mengambil pelajaran dari kasus yang terjadi di Garut.
"Ya tentu saya secara pribadi dan kedinasan sangat menyayangkan dengan terjadinya insiden seperti itu. Ini mudah-mudahan untuk Kota Bandung ke depan menjadi sebuah pelajaran. Saya berharap apabila kita masih beriman kepada allah dan hari akhir maka bersikaplah, ngomong yang baik, yang konstruktif atau menahan diri. Ini saya berharap dengan adanya teknologi informasi yang sangat luar biasa, kita sebagai warga Bandung harus bisa menahan diri," ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema. Irman mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menahan diri tidak terprovokasi oleh hal-hal yang bisa menimbulkan permasalahan lain ataupun potensi konflik.
"Mari kita dengan bijak, karena permasalahan yang terjadi di Garut kan sudah ditangani, dan pemerintah juga Pak Menkopolhukam kemarin juga sudah menyampaikan sudah rilis sehingga kami mengimbau mari kita jaga kondusivitas Kota Bandung," kata dia.
Adanya gejolak di masyarakat pasca insiden pembakaran bendera tauhid di Garut, kata Irman pihak kepolisian langsung bergerak untuk meredam gejolak di masyarakat.
"Pemberitahuannya rencana adanya unjuk rasa. Namun mudah-mudahan dengan adanya silaturahmi antara forkominda dengan semua pihak masyarakat bisa mereda. Dan juga keinginan masyarakat bisa tersalurkan melalui program silaturahmi ini," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak